
Konjen Australia dijadwalkan kunjungi PLTB Jeneponto

Makassar (Antaranews Sulsel) - Konsulat Jenderal (Konjen) Australia Mr Richard Mathews direncanakan mengunjungi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, 27 Maret 2018.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jeneponto, Mernawati saat dikonfirmasi dari Makassar, Senin, mengatakan kedatangan Konjen Australia itu untuk melihat progres pembangunan PLTB Tolo Jeneponto sebagai energi terbarukan.
"Jadi kita sudah menerima rencana kedatangan Konjen Australia pada akhir bulan ini. Konjen akan melakukan studi banding di Jeneponto terkat energi terbarukan," katanya.
Ia menjelaskan, kunjungan Konjen ke daerah penghasil garam di Indonesia itu tidak sendiri. Mr Richard Mathews juga akan hadir bersama rombongan Monash University Australia.
Mengenai keputusan memilih melihat PLTB Jeneponto, kata dia, salah satunya dikarenakan proyek energi terbarukan itu dalam progresnya lebih cepat, khususnya dalam hal perizinan yang dikeluarkan pemerintah Kabupaten Jeneponto.
"Begitupun dari sisi pendanaan maupun support pemda yang begitu tinggi terhadap investor yang ingin menanam saham di Jeneponto," ujarnya.
Untuk kunjungan tersebut, pihaknya begitu berharap agar menjadi momentum bagi pemerintah Australia dan Kabupaten Jeneponto untuk saling bekerjasama demi meningkan kesejahteraan masyarakat dan daerah itu kedepan.
"Harapan kami semoga ada investor dari Australia untuk berinvestasi di Jeneponto. Soal perizinan kami jamin berikan layanan terbaik," ujarnya.
Komisaris Utama PT Equies Energy Jeneponto Hamid Awaluddin mengatakan PLTB di Tolo, Jeneponto ditargetkan rampung pada Juni 2018.
"Kalau semuanya berjalan lancar, kita harapkan sudah rampung Juni mendatang, ini lebih cepat 1,5 tahun dari target awal kita, tahun 2019," ujarnya.
Pembangunan, kata dia, dapat rampung lebih cepat, karena pengerjaan dilakukan tanpa hambatan alam maupun birokrasi.
Managing Director Technical Services Equis Energy Daniel Astbury menjelaskan hingga saat ini progres pembangunan secara keseluruhan sebesar 58,2 persen dengan target penyelesaian 15 Juni.
"Saat ini memasuki tahap pemasangan tiang dan turbin, proses pengerjaan fondasinya sudah hampir rampung," ucapnya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
