Wajib pajak DJP Sulselbatra minim gunakan e-filing

id Pajak,Djp sulselbarta,E-filingii,Yuianto dwi wiyatmo

Ilustrasi - pajak (Istimewa)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Para wajib pajak yang berada di Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselbatra) hingga kini belum banyak yang menggunakan atau memanfaatkan fasilitas e-filing sejak diaktifkan pada 2013.

Plt Kepala Bidang P2 Humas KanwiL DJP Sulselbatra, Yulianto Dwi Wiyatmo di Makassar, Jumat, mengatakan wajib pajak yang memanfaatkan program e-filing sejak diluncurkan pada 2013 itu baru mencapai kurang lebih 27 persen dari total 750 ribu wajib pajak di wilayah tersebut.

"Jadi memang masih minim dan itupun yang membuat kita lebih fokus untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang kemudahan dari layanan e-filing ini," katanya.

Ia menjelaskan, untuk pemanfaata program e-filing sendiri pada dasarnya begitu mudah. Namun dirinya juga mengakui karena ketidak-tahuan maka membuat masyarakat pada akhirnya memilih rela antri berjam-jam untuk melaporkan pajaknya ke DJP.

Padahal, kata dia, jika masyarakat sudah mengerti maka diyakini tidak akan lagi terjadi antrian pada setiap membuka kegiatan pelaporan pajak di berbagai daerah termasuk di kantor pajak di beragai wilayah kerja Sulselbatra.

Selain kurangnya informasi kepada masyarakat atau ketidak-tahuan menggunakan pelayanan e-filing, lanjut dia, faktor sarana dan prasarana khususnya dalam hal ini jaringan internet, membuat masyarakat semakin sulit mengakses.

Apalagi, menurut dia, tidak sedikit pula masyarakat yang masih gagal teknologi sehingga pada akhirnya rela antri untuk pajaknya ke kantor pajak.

"Ketika kita membuka pelaporan pajak dibeberapa daerah dengan menggunakan tenda-tenda khusus, memang begitu banyak yang mengantri. Ini memang merepotkan masyarakat dan itu tentu tidak lagi terjadi jika masyarakat memahami kemudahan menggunakan e-filing," jelasnya.

Terkait minimnya pengetahuan itu, maka DJP akan melakuka sosialisasi besar-besaran dan berlangsung lebih meriah pada 18 Maret 2018.

Kegiatan sosialisasi ini, lanjutnya lagi, dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah di Indonesia.

"Kami juga akan melaksanakan sosialisasi ini pada saat `car free day` di depan Monumen Mandala Makassar. Kami juga menghadirkan berbagai bintang tamu dan beberapa doorprize pada ajang tersebut," ujarnya.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar