KONI segera rekrut pelatih "Sulsel Prima"

id koni sulsel,pelatih sulsel prima,abraham razak

KONI Sulsel (Ist)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan segera melakukan penyaringan perekrutan pelatih yang akan menangani atlet program "Sulsel Prima" persiapan menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Abraham Razak di Makassar, Senin, mengatakan pihaknya tetap akan memberlakukan sejumlah tes sebelum menentukan apakah pelatih tersebut layak atau tidak menangani atlet program Sulsel Prima ke depan.

"Semoga pekan depan sudah bisa kita lakukan proses rekrutmennya. Tentunya tetap ada beberapa tes seperti wawancara dan psikologi untuk melihat sejauh mana komitmennya dalam meningkatkan kualitas atlet dan meraih prestasi," katanya.

Pihak KONI Sulsel juga akan melihat lisensi pendidikan dan pemaparan terkait program latihan yang akan dijalankan ketika dipercaya menangani atlet Sulsel.

Keputusan untuk lebih ketat dalam perekrutan pelatih juga sebagai upaya untuk mampu meloloskan lebih banyak atlet untuk berlaga di PON XX 2020 di Papua.

"Tentu kita terapkan berbagai kriteria termasuk seperti apa program mereka untuk menjaga persaingan merebut tiket di Pra-PON 2019. Jika kita lihat sesuai maka tentunya kita rekrut untuk bergabung dalam program nanti," ujarnya.

Pelatih cabang olahraga Sulawesi Selatan masih menunggu penetapan KONI terkait siapa pelatih yang akan ditunjuk menangani atlet dalam program pembinaan Sulsel Prima.

Pelatih Silat Sulsel Imam Suyudi mengatakan dirinya memang belum mengetahui apakah tetap dipercaya menangani atlet kedepan atau tidak.

Ia menjelaskan, kemungkinan penetapan pelatih baru diumumkan setelah atlet Sulsel Prima dirampungkan. Untuk pengumuman atlet yang masuk dalam program tersebut memang sudah dilakukan sejak bulan lalu.

Dirinya juga tetap mempersiapkan program tersendiri jika pada akhirnya kembali dipercaya menangani tim pencak silat Sulsel kedepan.

"Untuk pelatih memang yang memutuskan KONI Sulsel. Adapun pengurus provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) hanya memberikan nama yang masuk rekomendasi," katanya.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar