
3.386 sapi Sulsel diasuransikan selama triwulan pertama

Makassar (Antaranews Sulsel) - Otoritas Jasa Keuangan Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) menyebutkan selama triwulan pertama 2018, 3.386 sapi di Sulawesi Selatan yang diasuransi ke PT Asuransi Jasindo (Persero).
Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah Kantor Regional 6 OJK Sulampua, Andi Muhammad Yusuf di Makassar, Kamis mengatakan jumlah premi dari total sapi yang telah dalam tanggungan itu mencapai Rp677 juta.
"Jadi selama Januari, Februari dan Maret 2018, PT Jasindo telah menanggung sebanyak 3.386 ekor sapi dengan total premi Rp677 juta," katanya.
Ribuan ekor sapi itu sesuai data telah tersebar di berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan di antaranya Kabupaten Sinjai, Gowa, Bulukumba, Barru dan Kabupaten Sidenreng Rappang.
Selanjutnya Kabupaten Maros, Pinrang dan Kabupaten Pangkep yang memang terus berupaya menjadi penyedia kebutuhan ternak sapi bagi Sulsel.
Mengenai data tersebut, dirinya mengaku telah berjalan baik namun tetap harus ditingkatkan kedepan. OJK 6 Sulampua juga terus mendorong peningkatan jumlah ternak sapi khususnya di wilayah Sulawesi Selatan untuk diasuransikan ke depan.
"Kabupaten Bone misalnya, mereka disana memiliki sapi hingga mencapai 400 ribu. Sementara jumlah yang diasuransikan masih begitu sedikit sehingga harus terus kita dorong," katanya.
Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulampua, Zulmi mengakui tingkat literasi atau pemahaman masyarakat terhadap produk asuransi memang masih cukup minim dan itu menjadi salah satu faktor penghambat peningkatan asuransi di daerah tersebut.
Agen asuransi harusnya bisa menjelaskan manfaat apa saja dan bagaimana risiko yang akan ditanggung dan bagaimana mengklaimnya dan bagaimana syarat yang harus dipenuhi.
Untuk meningkatkan itu, dibutuhkan pula sosialisasi dan melakukan edukasi yang lebih rutin ke masyarakat agar bisa lebih memahami manfaat menggunakan atau membeli asuransi.
Menurut dia, minimnya pengetahuan masyarakat terhadap manfaat asuransi disebabkan tanggapan jika asuransi itu mahal dan uang mereka hilang.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
