Rini Soemarno renovasi rumah karyawan Kementerian BUMN

id menteri bumn,rini soemarno,bedah rumah,renovasi,rumah karyawan bumn,hut kementerian bumn

Menteri BUMN, Rini Soemarno mengecat dinding tembok bangunan Gedung 48 saat perayaan HUT ke-20 Kementerian BUMN, di kompleks Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (13/4/2018). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta (Antaranews Sulsel) - Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno, memulai bedah rumah atau merenovasi hunian milik salah satu karyawan kurang mampu Kementerian BUMN, di kawasan Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu.

Dia datang pada pukul 06.05 WIB bersama rombongan langsung menuju ke arah gang rumah salah satu pegawai petugas kebersihan Kementerian BUMN di Lenteng Agung.

Tidak kurang-kurang, dia juga turut serta membongkar rumah dengan memakai pakaian pengamanan lengkap dengan helm proyek. Membawa palu dan linggis, Soemarno mulai mencongkel papan dari triplek.

Selain membongkar dinding triplek, perempuan menteri itu juga turut membongkar tiang rumah kayu yang masih penuh dengan kayu di batang tiang utamanya. Dibantu beberapa anggota rombongan, dia mengangkat tiang itu sebagai tanda dimulainya proses renovasi.

Rumah seluas sekitar 5x6 meter dengan dua kali bilik tersebut dihuni sebanyak satu keluarga berjumlah empat orang.

"Kita mulai membantu dari keluarga Kementerian BUMN sendiri, jangan sampai keluarga sendiri malah terlewat," kata Soemarno.

Ia menjelaskan selebihnya akan diikuti untuk membantu karyawan yang kurang mampu lainnya dalam rangka memperingati ulang tahun Kementerian BUMN ke-20.

Selebihnya ia mengharapkan dapat meningkatkan sedikit demi sedikit kesejahteraan seluruh karyawan Kementerian BUMN.

"Kami usahakan nantinya akan dapat membantu semua, bedah rumah ini hanyalah salah satu bentuknya. Bantuan lainnya akan disesuaikan dengan kebutuhan, " katanya.

Masyarakat sekitar turut hadir menyaksikan dimulainya proses bedah rumah tersebut, selanjutnya Soemarno beserta rombongan melanjutkan perjalanan untuk memenuhi agenda lainnya diiringi sapaan dari masyarakat sekitar.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar