Pelti Makassar tanggung sebagian biaya Piala Davis

id Pelti makassar,Piala davis

Ilustrasi tenis (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Kota Makassar menyatakan siap menanggung sebagian biaya pelaksanaan kejuaraan tenis internasional Piala Davis jika diberikan kepercayaan sebagai penyelenggara.

Ketua Pelti Makassar Idris Manggabarani di Makassar, Sulsel, Sabtu, mengatakan keinginan untuk menjadi tuan rumah ajang tenis internasional Piala Davis memang sudah diajukan sejak 2014 namun hingga kini belum mendapatkan kepercayaan dari pusat.

"Pihak terkait khususnya pemerintah harusnya bisa sedikit tersinggung terhadap keinginan besar kami menjadi penyelenggara Piala Davis. Kami begitu berharap keinginan yang begitu lama ini bisa terealisasi sekaligus mendapat bantuan," katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya memperkirakan piala Davis itu membutuhkan anggaran kurang lebih Rp5 Miliar. Pelti Makassar mengaku siap menanggung sebagian dana jika itu yang menjadi penghambat gagalnya pelaksanakan Piala Davis di Makassar.

"Jika pemerintah bisa memback-up maka kita akan jalan. Untuk anggaran, jika misalkan biaya penyelenggaraan sebesar Rp5 miliar, kita siap menanggung sebagiannya," jelasnya.

Selama ini, tempat pelaksanaan Piala Davis selama ini memang hanya beredar di Jakarta dan Bali. Namun pihaknya tidak berkecil hati untuk terus mengupayakan agar bisa mendapatkan kepercayaan juga melaksanakan ajang yang selalu diikuti para petenis terbaik sejumlah negara tersebut.

Untuk persoalan sarana dan prasarana, dirinya mengaku tidak ada masalah. Untuk venue pertandingan, Makassar sudah memiliki Lapangan Tenis Karebosi yang telah bertaraf internasional

Sementara untuk prasarana lain seperti hotel, rumah sakit, transportasi hingga bandara juga lebih mendukung. Lokasi venue, kata dia, juga dekat dengan hotel sehingga tidak merepotkan para peserta yang nantinya hadir.

"Jika dilaksanakan di Makassar tidak ada susahnya. Disini lengkap karena banyak hotel, lapangan berstandar, bandara dan sarana pendukung lainnya," ujar dia.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar