Operasi bayi hidrosefalus Mamuju ditunda karena asma

id hidrosefalus,opersi ditunda karena asma

Ilustrasi - bayi penderita hidrosefalus (Istimewa)

Mamuju, 16/4 (Antaranews Sulsel) - Operasi bagian kepala bayi penderita penyakit hidrosefalus di Desa Mora Tengah Kecamatan Korossa Kabupaten Mamuju Tengah ditunda karena mengalami gangguan penyakit asma.

"Saat ini anak kami penderita hidrosefalus, Anna Hidayah mengalami gangguan penyakit asma setelah dirujuk untuk mendapat pelayanan di rumah sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, sehingga dokter yang menangani menunda untuk melakukan operasi," kata Basri orang tua Anna Hidayah di Mamuju, Senin.

Ia mengatakan, pihak Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo belum melakukan operasi dibagian kepala Anna Hidayah yang berusia enam bulan, karena keadaannya masih lemas setelah mendapat gangguan penyakit Asma.

Menurut dia, anaknya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Wahidin untuk yang kedua kalinya setelah sebelumnya juga mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut.

"Kami sebelumnya sudah membawa anak kami berobat di Rumah Sakit Wahidin ini, sekitar dua bulan lalu dan setelah menjalani perawatan, anak kami sudah membaik," katanya.

Namun lanjutnya karena kekurangan biaya anak kami tidak dikontrol untuk menjalani kembali perawatan medis di rumah sakit tersebut sehingga penyakit Hydrochepalus yang diderita kembali kambuh.

Menurut dia, berkat bantuan Puskesmas Duri Kumba Kecamatan Korossa, Tengah Dinas Kesehatan Mamuju Tengah dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar serta sejumlah relawan, maka anaknya kembali dirujuk Makassar untuk menjalani operasi.

"Kami rujuk kembali ke Rumah Sakit Wahidin karena telah mendapatkan bantuan pelayanan kesehatan dari berbagai pihak, namun operasi belum dapat dilakukan karena kondisi anak kami mengalami gangguan asma. Kami berharap doa seluruh masyarakat untuk kesembuhan anak kami," katanya.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar