Akses jalan ke kantor Gubernur Sulbar rusak

id akses jalan rusak,jalan ke kantor gubernur sulbar,jaln martadinata mamuju,ombudsman sulbar

Ilustrasi. jalan yang rusak ANTARA FOTO/Yusran Uccang

Mamuju (Antaranews Sulsel) - Jalan Martadinata yang merupakan salah satu akses jalan menuju kantor gubernur Sulawesi Barat mengalami kerusakan sehingga dikeluhkan masyarakat.

Kondisi jalan ke kantor gubernur Sulbar pada Jalan Martadinata sekitar lima kilometer menghubungkan Kota Mamuju menuju kantor gubernur Sulbar, Jumat, mengalami kerusakan sangat parah.

Sepanjang jalan tersebut tampak air tergenang karena berlubang, padahal jalan tersebut merupakan akses masyarakat dan pegawai menuju kantor gubernur Sulbar.

"Jalan Martadinata sudah semakin parah, bergelombang dan berlubang serta menjadi genangan air hujan, karena drainasenya juga buruk," kata Udin, salah seorang warga.

Ia mengatakan, setiap musim hujan tiba jalan tersebut selalu digenangi air hujan, karena air terjebak di dalam lubang jalan tersebut selain tidak didukung drainase.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar Lukman Umar mengakui jalan tersebut menjadi salah satu sorotan masyarakat di Kota Mamuju

"Sebagai lembaga pengawas pelayanan publik, Ombudsman Sulbar telah menerima pengaduan masyarakat terkait kondisi kerusakan Jalan Martadinata yang merupakan salah satu akses menuju kompleks perkantoran dan kantor gubernur Sulbar," katanya.

Menurut dia, pelayanan publik yang ideal ketika sudah tahu ada yang tidak baik langsung dibenahi, seperti ketika ada laporan jalan rusak yang sangat rawan kecelakaan, bahkan hampir setiap hari dilalui oleh pejabat publik.

Karena itu, ia berharap pihak PU kabupaten, provinsi bahkan pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) segera memperbaiki jalan tersebut.

"Dalam rangka mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang baik, setiap masyarakat berhak menyampaikan komplain kepada pemerintah yang berkaitan dengan fasilitas umum dan pelayanan publik, dan setiap pengaduan itu ditembuskan ke Ombudsman," ujarnya pula.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar