Sulsel akan kurangi kelas jurusan keahlian SMK

id Diknas sulsel,Jurusan keahlian smk

Makassar  (Antaranews Sulsel) - Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan akan mengurangi jumlah kelas jurusan keahlian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang lulusannya dinilai tidak efektif diserap industri.

"Kalau memang daya serap industri semakin menurun bahkan tidak terserap, kami berencana mengurangi (kelas jurusan keahlian)," kata Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Sulsel M. Ruslim di Makassar, Minggu.

Bahkan, kata dia, jurusan-jurusan tersebut dapat ditutup jika kebutuhan industri terhadap kompetensi keahlian tersebut terus menurun.

Beberapa jurusan yang berdasarkan penelitian sulit diserap industri adalah Jurusan Administrasi Perkantoran, Akuntansi, Otomotif, dan Teknik Komputer Jaringan.

"Itu jurusan-jurusan yang berpotensi menimbulkan pengangguran karena lapangan kerjanya terbatas," ucapnya.

Jumlah lulusan jurusan tersebut, kata dia, terus bertambah sementara daya serap industri justru stagnan.

Pihaknya meminta SMK fokus mengembangkan kelas program keahlian yang bisa langsung bekerja, atau dapat berwirausaha.

"Misalnya Bisnis Manajemen dan Pemasaran, kebutuhannya tinggi," kata dia.

Ia berharap pihak sekolah mampu berubah dan melakukan inovasi di era digital ini.

"Jangan hanya karena kasihan dengan guru, jurusan yang tidak efektif dipertahankan," pungkasnya.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar