Garuda Indonesia Ajak Mahasiswa Bisnis Kargo

id Garuda Indonesia, STIE Nobel, bisnis travel, peluang bisnis, Makassar

Garuda Indonesia Ajak Mahasiswa Bisnis Kargo

VP Cargo Commercial, Rene van Joost (baju biru) bersama Direktur PT Suryagita Nusaraya, Bambang Soediyatmoko (baju putih) pada peresmian Cargo Service Center (CSC) Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu. (S. Mappong) 11:00 AM (/)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Vice President PT Garuda Indonesia Regional Kalimantan Sulawesi Maluku Papua I Wayan Supatrayasa mengajak mahasiswa untuk mencoba opsi bisnis kargo.

"Kalau mau bisnis kargo, saya setuju sekali, apalagi komitmen kampus ini untuk mendekatkan para mahasiswa dengan dunia kerja. Jadi minimal mahasiswa sudah miliki pilihan sebelum mereka lulus nanti," katanya di Makassar, Kamis.

Selain kargo, dirinya juga memberikan opsi untuk mencoba bisnis travel. Bahkan jika harga tiket yang menjadi masalah maka pihaknya bisa memberikan harga khusus.

Ia menjelaskan, untuk bisnis ini juga harus memiliki sesuatu yang berbeda, misalnya sering keluar negeri, jangan hanya menjual tiket saja karena orang lain juga melakukan itu.

"Artinya butuh pula menjual paket wisata dan pengalaman. Jadi jika punya pengalaman pergi ke Korea, bisa menjadi pendamping sekaligus," ujarnya.

Ketua STIE Nobel DR Mashur Razak yang turut hadir mengungkapkan harapannya mahasiswa STIE Nobel untuk menangkap peluang bisnis dari penerbangan ini.

"Bisnis kargo di Garuda itu modalnya cuma Rp5 juta ternyata sudah bisa. Jadi tidak wajib memiliki uang lebih untuk bisa menjalankan bisnis ini,"sebutnya.
 
 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar