Mimika ajukan anggaran Rp23 miliar bangun parkir Bandara Kilangin

id bandara mozes kilangin,pemkab mimika,pembangunan parkir bandara,bandara

Mimika ajukan anggaran Rp23 miliar bangun parkir Bandara Kilangin

Ilustrasi: Bupati Mimika Eltinus Omaleng (tengah memakai topi koboy) didampingi Plt Sekda Mimika Marthen Paiding bersama sejumlah pejabat Pemkab Mimika ketika meninjau pembangunan gedung terminal penumpang Bandara Mozes Kilangin Timika (ANTARA News Papua/Evarianus Supar)

Timika (ANTARA) - Jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, mengusulkan anggaran senilai Rp23 miliar melalui APBD-Perubahan 2019 untuk pembangunan lahan parkir kendaraan di lokasi Terminal Penumpang Bandara Mozes Kilangin Timika yang baru di sisi selatan.

Pelaksana Tugas Kepala Dishub Mimika Yan Selamat Purba di Timika, Selasa, menjelaskan pembangunan lahan parkir kendaraan di lokasi Bandara Timika yang baru tersebut mendesak, mengingat gedung terminal penumpang yang dibangun melalui APBN akan tuntas akhir tahun ini.

"Sesuai informasi yang kami terima dari Kepala UPBU Mozes Kilangin, gedung terminal penumpang yang dibangun APBN melalui Kemenhub akan selesai dibangun Desember nanti. Sehubungan dengan itu maka kami harus segera menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, antara lain lahan parkir kendaraan untuk mengantar dan menjemput penumpang yang hendak tiba dan berangkat," kata Purba.

Ia berharap usulan anggaran tersebut nantinya diakomodasi melalui APBD Perubahan Kabupaten Mimika 2019 yang rencananya akan segera dibahas oleh Pemkab bersama DPRD Mimika.

Adapun ruas jalan masuk di area Bandara Mozes Kilangin Timika yang baru di sisi selatan akan ditangani seluruhnya oleh Dinas Pekerjaan Umum.

Purba mengatakan dalam rangka mempercepat pengoperasian Bandara Mozes Kilangin di sisi selatan agar nantinya bisa difungsikan saat kegiatan Pesparawi ke XII se-Tanah Papua pada Juni 2020 dan PON XX Papua pada Oktober-November 2020, maka pembangunan sarana dan prasarana pendukung di Bandara Timika tersebut akan dilakukan dengan sistem kontrak multy-years.

"Kalau kontrak pekerjaan dilakukan secara terpisah-pisah setiap tahun anggaran maka sudah pasti kami tidak bisa mengejar penyelesaian pekerjaan Bandara Timika sebelum pelaksanaan Pesparawi se-Tanah Papua dan PON Papua. Makanya perlu dibuat kontrak multi-tahun," jelas Purba.

Tahun ini Kemenhub mengalokasikan anggaran Rp43 miliar untuk penyelesaian gedung Terminal Penumpang Bandara Mozes Kilangin Timika di sisi selatan dengan luas 21.000 meter persegi berkonstruksi dua setengah lantai.

Sementara Pemkab Mimika tahun ini juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp108 miliar untuk melanjutkan pembangunan gedung Terminal Penumpang Bandara Mozes Kilangin Timika Timika (bersebelahan dengan gedung terminal penumpang yang dibangun APBN) dengan luas dan konstruksi serupa.

Jika kedua gedung Terminal Penumpang Bandara Timika itu rampung dibangun seluruhnya, maka total luasnya mencapai 42.000 meter persegi dan merupakan gedung terminal penumpang bandara terbesar kedua di kawasan Indonesia timur setelah gedung Terminal Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.
 

Pewarta : Evarianus Supar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar