Pelajar SMN Babel Mengenal Lebih Dekat Tentang PT Timah

id Pelajar SMN Babel

Pelajar SMN Babel Mengenal Lebih Dekat Tentang PT Timah

Sebanyak 23 pelajar asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tergabung dalam Siswa Mengenal Nusantara (SMN) mengikuti pembekalan dan pengenalan lebih dekat keberadaan PT Timah Tbk sebagai perusahaan BUMN, Selasa (13/8) (babel.antaranews.com/Ahmadi)

Pangkalpinang, Babel (ANTARA) - Sebanyak 23 pelajar asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tergabung dalam Siswa Mengenal Nusantara (SMN) mengikuti pembekalan dan pengenalan lebih dekat keberadaan PT Timah Tbk sebagai perusahaan BUMN.

Kabid Pengembangan Lingkungan PT Timah Tbk, Dodi Predika di Pangkalpinang, Selasa, mengatakan PT Timah Tbk sebuah perusahaan negara yang bergerak pada bisnis pertimahan dengan kantor pusat di Kota Pangkalpinang.

"PT Timah dalam kegiatannya mengedepankan sistem penambangan yang ramah lingkungan," ujarnya.

Ia mengatakan, PT Timah dalam proses penambangan fokus kepada eksplorasi yang sangat ramah lingkungan.

"Perusahaan BUMN ini juga hadir untuk negeri memberikan arti dan kontribusi bagi anak negeri, terutama di sektor perekonomian," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut PT Timah Tbk juga mengenalkan kepada kalangan pelajar terkait pola kerja perusahaan tersebut, mulai dari esksplorasi hingga pengolahan menjadi sebuah produk.

"Kami juga peduli terhadap masyarakat sekitar dan respon terhadap berbagai bidang kegiatan, termasuk bidang pendidikan," ujarnya.

Perusahaan BUMN ini juga mengenalkan kepada pelajar SMN terkait produk industri hilir PT Timah Tbk yang terus dikembangkan, termasuk pengembangan bisnis, produksi, dan peralatan teknologi terbaru yang digunakan untuk menjalankan bisnisnya di Bangka Belitung.

PT Timah juga berkontribusi di bidang kesehatan, UMKN, pendidikan dan berbagai bidang strategis lainnya.

Baca juga: 23 peserta SMN asal Babel melalui seleksi sangat ketat
Baca juga: Dindik Babel: SMN mampu bangun karakter pelajar
Baca juga: 3 BUMN latih peserta SMN buat vlog

Pewarta : Ahmadi
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar