Akses jalan putus, Pertamina evaluasi penyaluran BBM ke Seram Barat

id Pertamina

Akses jalan putus, Pertamina evaluasi penyaluran BBM ke Seram Barat

Manajer Pemasaran Pertamina Cabang Maluku, Donny Brilianto (kanan). (ANTARA/Daniel Leonard)

Ambon (ANTARA) - PT Pertamina cabang Ambon melakukan evaluasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, menyusul putusnya akses jalan trans Seram sejak awal Juni 2019.

"Evaluasi penyaluran BBM dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan di masyarakat terutama di kabupaten SBB," kata Manager Pemasaran Pertamina Cabang Maluku, Donny Brillianto, di Ambon, Kamis.

Ia mengatakan setelah putusnya akses jalan trans Seram yakni jembatan Waikaka, dilakukan alternatif penyaluran dari Terminal BBM Wayame Ambon, menggunakan angkutan kapal feri.

"Upaya ini berlangsung satu bulan lebih, tetapi kita terkendala jadwal dan terjadi rebutan dengan mobil pribadi bahkan penumpang, sehingga kita melakukan koordinasi dengan PT ASDP untuk proses penyaluran tersebut," katanya.

Selanjutnya kata Donny, pemerintah kabupaten SBB menawarkan alternatif pengiriman BBM melalui jalur utara (jalur alternatif) dari Terminal BBM Masohi, Maluku Tengah ke Seram Bagian Barat dengan jarak 400 kilometer.

"Upaya ini dilakukan tetapi tidak berjalan lancar karena terkendala jarak tempuh yang cukup jauh mencapai 14 jam dari Masohi menuju SBB, selain itu kita terbatas armada maupun pengemudi," ujarnya.

Evaluasi yang dilakukan pihaknya diputuskan penyaluran kembali dilakukan dari TBBM Wayame sambil berkoordinasi melalui jalur darat serta kapal SPOB yang mengangkut BBM ke pulau Banda.

"Mulai besok kita kembali perkuat pasokan BBM ke SBB agar tidak terjadi kelangkaan di masyarakat," katanya.

Ia mengakui stok BBM sebelum putusnya akses jalan trans Seram tetap normal dan ketersediaan stok 100 persen tidak terjadi pengurangan.

"Prinsipnya kita tidak mengurangi stok karena semua tetap normal, yang pasti kita berupaya melakukan modifikasi penyaluran baik dari TBBM Wayame maupun TBBM Masohi," kata Donny.

Ditambahkannya, walaupun membutuhkan waktu tempuh yang lebih lama ditunjang cuaca yang kurang mendukung, tidak menyurutkan semangat petugas Pertamina untuk menghadirkan energi ke masyarakat.

"Yang pasti seluruh personil Pertamina siaga untuk proses mobilisasi BBM baik dari TBBM Masohi dan didukung juga dari TBBM Wayame Ambon," tandasnya.

Baca juga: Pemerintah resmikan BBM satu harga di Seram Bagian Barat
Baca juga: Hadapi Lebaran, Pertamina jamin BBM tersedia di Maluku dan Papua
Baca juga: Mercy Barends : BBM satu harga potong rantai tengkulak di Maluku

 

Pewarta : Penina Fiolana Mayaut
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar