Seorang JH Asal Singingi Hilir wafat karena serangan jantung

id Kemenag Riau,Haji wafat

Seorang JH Asal Singingi Hilir wafat karena serangan jantung

Ilustrasi jamaah haji wafat (Antara /Aloysius Jarot Nugroho)

Kota Pekanbaru (ANTARA) - Seorang jamaah haji asal Desa Bukit Raya Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau, dengan nomor paspor C2706927, yakni Carsih Binti Kadmiyah, meninggal dunia akibat serangan jantung di Mekkah.

"Jamaah yang meninggal tersebut berasal dari kloter 19 embarkasi Batam yang ditempatkan di hotel 121 selama di Mekkah," kata Pranata Humas Ahli Muda, Vehtria Rahmi di Pekanbaru, Jumat.

Menurut Rahmi ketika menerima laporan dari Ketua kloter BTH 19 Resman Junaidi,   Carsih Binti Kadmiyah, meninggal pada Kamis (15/08) sekitar pukul 10.45 Waktu Arab Saudi di RS King Faisal.

Almarhumah katanya, dirawat karena mengalami serangan jantung.

"Ny. Carsih termasuk jamaah kategori beresiko tinggi karena punya riwayat hipertensi dan usia lanjut, dan sejak dari Tanah Air sudah terlihat resiko itu," katanya.

Ia menjelaskan, dirinya mendapat laporan di grup, namun sebagian besar jamaah lainnya tergabung dalam kloter 19 embarkasi Batam, berada dalam kondisi sehat usai melaksanakan rangkaian ibadah di Armuzna. Padahal di Mekkah suhu cukup ekstrim mencapai 35 hingga 40 derajat.

Carsih yang tergabung dalam maktab 5 asal embarkasi Haji Antara Riau yang berusia 80 tahun itu, sempat dirawat di Mina selama beberapa hari dengan keluhan sesak nafas dan cepat lelah.

Tim dokter Muhammad Irwan Martius mendiagnosa Ny Carsih mengidap penyakit jantung, dan selanjutnya ibu dari H Tarwan Bin Tarsan ini tidak disafariwukufkan namun bersama-sama dengan JH lain wukuf di Arafah dan mabit di Mina.

Diketahui sebelumnya ia berangkat ditemani anak dan menantunya, Siti Binti Sarwar.  Dokter kloter menyebut sepulang dari Mina, diketahui kondisi almarhumah sudah stabil setelah dirawat di Mina.

"Bahkan tadi pagi jamaah sempat diberikan makan oleh anaknya, namun pihak petugas kloter mengaku terkejut mendapatkan informasi almarhumah telah meninggal dunia," kata Resman.

Pengurusan jenazah dilakukan bersama pihak maktab untuk mengikuti proses fardu kifayah, saya sendiri ketua kloter, Dokter kloter, para medis kloter, TPHD beserta anak almarhumah menemaninya saat di ruang jenazah rumah sakit King Faishal.

Baca juga: 17 haji Embarkasi Batam meninggal
Baca juga: Puncak haji usai, 169 haji Indonesia wafat
Baca juga: Haji Embarkasi Padang yang wafat di Tanah Suci jadi sembilan orang

 

Pewarta : Frislidia
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar