Jamaah haji Debarkasi Surakarta meninggal menjadi 63 orang

id Jamaah haji Debarkasi ,Surakarta meninggal menjadi 63 orang

Jamaah haji Debarkasi Surakarta meninggal menjadi 63 orang

Ratusan orang jamaah haji kloter 67 asal Kabupaten Kudus dan Banyumas Jateng, saat tiba di asrama haji Donohudan Boyolali, Sabtu. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (ANTARA) - Jumlah jamaah haji Debarkasi Surakarta Jawa Tengah yang meninggal dunia hingga kedatangan kelompok terbang 67 asal Kabupaten Kudus dan Banyumas, bertambah menjadi 63 orang.

Menurut data terkini dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Sabtu, hingga pukul 16.00 WIB, menyebutkan, jumlah haji asal Jateng yang meninggal di Tanah Suci bertambah tiga orang, sehingga menjadi 63 orang.

Ketigaah haji Jateng yang meninggal di Tanah Suci tersebut yakni Bawon Al Warsiah Asmawikrama (58), warga Aribaya RT 05 RW 02 Kabupaten Banjarnegara tergabung kloter 73, Sairah Kanan Kawad (65), warga Dukuh Cipanas RT 06 RW 03 Paguyangan Kedungoleng Kabupaten Brebes kloter 52, dan Afiyah Imam Sudarso (66), warga Jalan Bengawan Solo No.13 B RT 02 Rw 06 Kebondalem Kabupaten Pemalang kloter 50.

Baca juga: Haji Debarkasi Surakarta meninggal bertambah tiga orang

Baca juga: 19.345 haji Debarkasi Surakarta dipulangkan ke daerah asal


Menurut Kepala Sub Bagian Penerangan, Humas, dan Protokol Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surakarta Agus Widakdo dengan dilaporkan meninggalnya tiga haji tersebut sehingga jumlahnya mencapai 63 orang. Ketiga jamaah haji tersebut meninggal karena sakit.

Haji Bawon Al Warsiah Asmawikrama dilaporkan meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) di Mekah, pada Selasa (3/9), pukul 16.10 WAS, dan jenazahnya sudah dimakamkan di Sharayya Mekah. Sairah Kanan Kawad di RSAS, Senin (2/9), pukul 19.30 WIB, dan Afiyah Imam Sudarso, di RSAS, Selasa (3/9), pukul 03.34 WIB.

"Kedua haji ini, jenazahnya dimakamkan di Baqi Madinah Arab Saudi," kata Agus.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surakarta dijadwalkan kedatangan jamaah haji tiga kloter yakni kloter 67 asal Kabupaten Kudus dan Banyumas, yang sudah mendarat di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, pukul 11.18 WIB atau lebih cepat tujuh menit dari waktu yang dijadwalkan.

"Haji kloter 67 dengan membawa sebanyak 355 jamaah, dan sekarang sudah dipulangkan ke daerah asal masing-masing," kata Agus.

Jamaah haji kloter 68 asal Kabupaten Banyumas dijadwalkan kedatangannya di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, pada pukul 20.15 WIB, dan kemudian akan disusul kloter 69 juga asal Banyumas, sekitar pukul 22.30 WIB.

"Dengan kedatangan haji kloter 67 ini, jumlah jamaah Debarkasi Surakarta jumlahnya mencapai 23.997 orang atau sekitar 69 persen dari total 34.756 orang yang diberangkatkan berhaji di Tanah Suci," katanya.

Jumlah haji yang masih tertinggal di Arab Saudi karena sakit sebanyak 9 orang, sedangkan yang dirujuk ke rumah sakit setibanya di Tanah Air ada dua orang.

"Jamaah yang masih tertinggal karena masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, di Arab Saudi itu, akan dipulangkan ke Tanah Air, dengan haji kloter selanjutnya, setelah mendapatkan rekomendasi dokter yang merawat," katanya. 

Baca juga: Mulai berdatangan haji gelombang 2 Debarkasi Surakarta
 

Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar