Whisnu-Armudji ucapkan selamat Adi Sutarwijono Ketua DPRD Surabaya

id whisnu sakti buana,armudji,adi sutarwijono,ketua dprd surabaya

Whisnu-Armudji ucapkan selamat Adi Sutarwijono Ketua DPRD Surabaya

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono (Abdul Hakim)

Surabaya (ANTARA) - Bakal Calon Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana dan bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya Armudji mengucapkan selamat atas ditunjukkanya Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPRD Surabaya, Jatim, periode 2019-2024.

"Saya ucapkan selamat atas ditunjuknya Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPRD Surabaya, semoga bisa membawa lembaga legislatif ke depan menjadi lebih baik," kata mantan Ketua DPRD Surabaya periode 2014-2019, Armudji kepada ANTARA di Surabaya, Senin.

Armudji berharap apa yang sudah berjalan baik selama kepimimpinanya di DPRD Surabaya bisa dipertahankan dan bila perlu ditingkatkan lebih baik. Selain itu, lanjut dia, pihaknya berharap Adi Sutarwijono bisa mengarahkan anggota dewan lainnya agar memahami dan menaaati peraturan perundang-undangan yang ada agar nantinya tidak terkena masalah hukum.

Baca juga: Empat legislator dari wartawan dapat peran penting di DPRD Surabaya

Baca juga: Legislator termuda di Surabaya siap perjuangkan nasib perempuan

Baca juga: Dua politisi Demokrat Surabaya sesalkan penetapan tersangka tanpa SPDP


Hal sama juga diungkapkan Whisnu Sakti Buana pada saat mengambil formulir pendaftaran bakal Cawali Surabaya di kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya, Jalan Setail, Kota Surabaya, Minggu (8/9).

"Selamat buat pak Adi yang telah mendapatkan rekomendasi sebagai Ketua DPRD Surabaya," katanya.

Adi Sutarwijono mengatakan terima kasih atas ucapan selamat dari sejumlah pihak atas amanah yang diberikan partai kepada dirinya untuk memimpin DPRD Surabaya periode 2014-2019.

Ia sebelumnya mengatakan semua itu merupakan penugasan dari partai yang harus dijalankan dengan baik. Saat dipanggil oleh DPP PDIP, ia diamanati untuk menjalankan kepemimpinan di DPRD Surabaya secara transparan dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat.

Menurut dia, tugas-tugas legislatif harus dikerangkai dalam semangat gotong royong dan kerakyatan. Adi mengatakan fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran harus berhulu dan berhilir pada kepentingan rakyat.

Ia mencontohkan soal legislasi yang harus dikawal adalah produk kebijakan yang berbasis pada masalah rakyat dan memberi solusi atas masalah itu. "Mohon doanya agar saya bisa sebaik-baiknya menjalankan penugasan ini," ujarnya.

Pewarta : Abdul Hakim
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar