BJ Habibie Wafat - Pedagang es dawet TMPNU Kalibata diburu pembeli

id Habibie wafat, BJ Habibie wafat, pemakaman Habibie, TMPNU Kalibata,bj habibie,habibie wafat,prestasi habibie,antaranews.com

BJ Habibie Wafat - Pedagang es dawet TMPNU Kalibata diburu pembeli

Udin (45) pedagang Es Dawet di TMPNU Kalibata, Jakarta Selatan melayani pembeli, Kamis (12/9/2019) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Jakarta (ANTARA) - Pedagang es dawet di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan laris manis diburu pembeli yang datang menyaksikan pemakan Presiden ketiga RI BJ Habibie, Kamis.

Udin (45) satu-satunya pedagang Es dawet yang berjualan di TMPNU Kalibata terlihat sibuk melayani pembeli.

Tepat pukul 14.25 WIB Es dawet dagangannya habis terjual, sejumlah warga masih berdatangan untuk membeli lantas kecewa tidak kebagian.

Panas terik yang menyelimuti TMPNU Kalibata membuat warga yang datang sejak pagi mencari air minum khususnya es yang menyegarkan.

Ia tidak menyangka jualannya habis lebih awal dari biasanya, terutama saat ada acara pemakaman pahlawan negara.

Menurut dia, hari ini warga yang datang lebih ramai ketimbang pada waktu Ibu Ani Yudhoyono dimakamkan Juli lalu.

"Waktu Bu Ani dimakamkan tidak seramai ini, sekarang lebih ramai warga yang datang," kata Udin yang sudah berjualan di TMPNU Kalibata sejak tahun 2000.

Udin mengatakan sehari-hari dia berjualan Es dawet di lokasi SIM keliling tak jauh dari TMPNU Kalibata. Pagi dia jualan dari jam 08.30 sampai jam 12.00 WIB.

Lalu sore hari berpindah tempat ke Sepindo pada pukul 13.00 WIB sampai 17.00 WIB. Sehari paling banyak habis 50 gelas.

Tapi khusus hari ini semua dagangan Udin laku terjual dalam waktu singkat, total ada sekitar 100 gelar terjual. Harga segelas Es dawet Rp5.000.

"Ya Alhamdulillah laris manis," katanya sembari tersenyum.

Udin juga mengaku beruntung hari ini dirinya diperbolehkan berjualan di sekitar area TMPNU Kalibata oleh aparat keamanan yang berjaga-jaga di lokasi.

Es dawet yang dijual Udin rasanya juga segar, rasa gula merah yang pas dicampur santan dan cendol yang gurih semakin terasa nikmat diminum dengan es.

"Kalau jualan di tempat biasa tidak boleh. Tapi kalau di parkiran gini boleh, saya punya banyak langganan juga," katanya.

Setelah dagangnya habis Udin berlenggang mendorong gerobaknya pulang lebih awal dari biasanya..

Selain pedagang Es dawet penjual es keliling lainnya juga ramai dibeli warga seperti es cincau, es Doger dan penjual kopi keliling.

Baca juga: Rangkaian upacara pemakaman kenegaraan BJ Habibie

Baca juga: BJ Habibie wafat, Nurdin Abdullah melayat ke rumah duka

Baca juga: BJ Habibie wafat -Jokowi: Habibie adalah negarawan dan ilmuwan sejati

Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar