Kemenhub-Kemendag diminta lahirkan logistik modern, agar tidak mahal

id logistik modern,kemenhub,kemendag,menko perekonomian,darmin nasution

Kemenhub-Kemendag diminta lahirkan logistik modern, agar tidak mahal

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam sambutannya pada peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2019 bertema "Bakti Nyata Insan Perhubungan untuk Indonesia Unggul, Indonesia Maju" di Jakarta, Sabtu (14/9/2019). (ANTARA/ Zubi Mahrofi)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai bahwa Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) mempunyai peranan yang besar untuk melahirkan logistik modern.

"Logistik kita saat ini mahal. Perlu kita tata kembali agar daya saing kita dalam logistik efisien, sehingga produk kita tidak dibebani biaya logistik. Kemenhub dan Kemendag mempunyai peran lahirnya logistik modern," ujar Darmin dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2019 bertema "Bakti Nyata Insan Perhubungan untuk Indonesia Unggul, Indonesia Maju" di Jakarta, Sabtu.

Darmin Nasution mengatakan infrastruktur perhubungan yang sudah dibangun di Pulau Jawa dan beberapa pulau lain harus dikembangkan lagi, serta dioptimalisasi pemanfaatannya.

"Nah setelah dioptimalkan, maka kita perlu melahirkan standar dan keteraturan. Kita perlu tahu dari setiap antarkota itu harus ada informasi yang jelas mengenai jadwal dan biaya transportasi angkutan. Kalau sudah begitu kita bisa berharap logistik modern akan terlahir," ujar Darmin Nasution.

Menurut dia, dua Kemenhub dan Kemendag bisa berkolaborasi, salah satunya dengan meluncurkan sistem informasi teknologi (IT) di setiap kota mengenai alat angkutan beserta tarif, sarana, harga barang hingga jadwal transportasi.

Darmin Nasution juga mengatakan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), pemerintah telah memilih Proyek Strategis Nasional (PSN) yang pada saat ini terdiri dari 223 proyek dan tiga program. "Kita punya 223 proyek strategis nasional, itu semua merupakan backbone dari sarana transportasi," katanya.

Sebagai penyelenggara tugas pemerintahan di bidang perhubungan dalam menyediakan jasa layanan transportasi, Darmin meminta Kemenhub terus bersungguh-sungguh menyiapkan jasa layanan angkutan barang.

Di tempat sama, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan perbaikan transportasi merupakan amanah yang besar, karena itu pihaknya terus berupaya agar sarana dan prasarana transportasi memiliki daya saing.

"Kita sudah banyak membangun infrastruktur, dan cukup masif, kita ingin infrastruktur itu juga berguna bagi masyarakat terutama untuk logistik sehingga kita memiliki daya saing," kata Menhub.

Baca juga: Cukai rokok naik 23 persen, Darmin Nasution beberkan alasannya

Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar