Penumpang TransJakarta di Halte Pramuka bertambah sejak ganjil genap

id Ganjil genap, evaluasi, Jalan Pramuka, Jakarta Timur

Penumpang TransJakarta di Halte Pramuka bertambah sejak ganjil genap

Kendaraan umum massal TransJakarta melintas di Bundaran Hotel Indonesia. ANTARA/Katriana/am.

Jakarta (ANTARA) -
Penumpang bus TransJakarta di Halte Jalan Pramuka, Jakarta Timur, meningkat jumlahnya sejak sepekan penerapan rekayasa arus lalu-lintas ganjil genap, kata pejabat Dinas Perhubungan setempat.
 
"Saya lihat selama perkembangan ganjil-genap itu ada kenaikan penumpang TransJakarta sekitar 5-6 persen," kata Kepala Seksi Lalu Lintas Sudinhub Jakarta Timur, Andreas Eman, di Jakarta, Senin.
 
Ia katakan jumlah bus di halte TransJakarta Jalan Pramuka biasanya hanya berjumlah dua unit per hari, namun kali ini ditambah menjadi lima unit.
 
"Jadi, dengan adanya kebijakan itu (ganjil genap), Halte TransJakarta Pramuka bisa antre sampai lima bus per hari," katanya.

Juga baca: Anies klaim perluasan ganjil genap sudah berefek positif

Juga baca: Respons ganjil genap, TransJakarta tambah rute baru

Juga baca: Polisi tilang delapan pengendara berplat nomor palsu di Jatinegara
 
Penambahan unit bus TransJakarta, kata dia, menjadi indikator adanya penambahan penumpang yang semula menggunakan kenadaraan pribadi menjadi beralih ke angkutan umum.
 
"Artinya, penambahan bus nambah dan penumpang juga penuh. Busnya juga penuh semua," katanya.
 
Ia bilang, Jalan Pramuka menjadi lokasi yang terkena perluasan ganjil genap di Jakarta sejak pemberlakuan sanksi mulai 9 September 2019.
 
Pemberlakuan ganjil genap di lokasi itu mulai dari Perempatan Pramuka sampai Perempatan Polsek Matraman.

Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar