jamaah Debarkasi Batam meninggal 40 orang

id jamaah haji batam,jamaah haji meninggal, daftar jamaah haji wafat,d

jamaah Debarkasi Batam meninggal 40 orang

Sekretaris PPIH Debarkasi Hang Nadim Batam Afrizal. (FOTO ANTARA/Naim)

Batam (ANTARA) - Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mencatat 40 orang jamaahnya yang meninggal di Tanah Suci, hingga masa akhir pemulangan kelompok terbang musim haji 2019.

"Jumlah haji yang meninggal pada musim haji tahun 2019 ini 40 orang," kata Sekretaris PPIH Debarkasi Hang Nadim Batam, Afrizal di Batam, Senin.

Jumlah jamaah yang meninggal itu, katanya, melebihi batas maksimal yang dibuat Kementerian Agama.

Menurut dia, banyaknya jamaah yang meninggal di Tanah Suci, karena memang kondisinya yang kurang sehat sejak masih berada di Tanah Air.

"Kenapa, karena pada keberangkatan jamaah, kondisinya banyak yang kurang siap diberangkatkan ke Tanah Suci," kata dia.

Sementara itu, berikut daftar jamaah haji Debarkasi Hang Nadim Batam, yaitu Tarmono Makmuri Pawiro asal Tebo Jambi dari Kloter 27, Tulus Sumaryadi Sukardi dari Pontianak Kalbar dari Kloter 29 dan Rosmi Kasdi Kasdu asal Bungo Jambi dari Kloter 23.

Kemudian Sabar Ramli Badu Kuntji asal Kerinci, Jambi dari kloter 26 Yunani Kosim Abdullah asal Tanjung Jabung Barat, Jambi dari Kloter 22 dan Raja Salmah Raja Mahmud asal Kabupaten Karimun Kepri dari Kloter 17.

Lalu, Sucipto Yasmo Harjo asal Kuansing, Riau dari Kloter 20, Umar Ali Syapi'i asal Jambi dari Kloter 20, Sapar Dullah Mahadi asal Jambi dari Kloter 23 dan Hamzah Yunus Endai asal Riau dari Kloter 20.

Kemudian Mulyono Sastro Dikromo asal Jambi, Usman Mambo Zainal asal Riau, Keminem Mintadrana Mentadikrama asal Jambi dan Maawiyah Saleh Ahmad asal Jambi.

Selain itu, Rugayah Hasan Muhammad asal Jambi, Padmo Sumarto bin Singo asal Kepulauan Riau, Rabiah Yunus Sipan asal Kota Pontianak, Kalbar dan Daut Heri Muhammad Liyam asal Kabupaten Merangin Jambi.

Selanjutnya, Mochtar Abdul Gani asal Kabupaten Kubu Raya, Kalbar dan Marzuki Ismail Bujang asal Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar.

Lainnya, Hasmi Ruslan Zainud asal Kampar, Riau, Nahrawi Saini Sayed asal Bintan, Kepri dan Carsih Kadmiyah Remesi haji asal Riau.

Kemudian Jafar Janggut bin Ahmad Janggut asal Jambi, Susanah Supardi Harjo asal Kuansing, Riau, Kasmirin Mochammad Damiri asal Singkawang dan Siswo Priyono Abdul Aziz Hidayat asal Kota Pontianak, Kalbar.

Berikutnya, Rahana Syarif Wahid asal Batanghari, Jambi, Satar bin Muhammad Mahmud asal Kepulauan Anambas Kepri dan Tundur Brajim Boamin asal Tanjung Jabung Timur Jambi.

Lalu, Sidi Ali Ramli Yusuf asal Pekanbaru Riau, Jemakir Sadi Proyo asal Tanjung Jabung Barat dan Jaslinar Abdul Latip Bin Abdul Samad, asal Jambi.

Yang lainnya, Sugiati binti Saliman Karyo asal Kabupaten Indragiri Hulu, Satari Saroji Sangid bin Saroji asal Kabupaten Sintang Kalimantan Barat dan Poniman bin Mat Rahum Afdullah asal Kabupaten Karimun Kepri

Serta Muslimin Musthofa asal Talang Bakung Jambi, Khairil Abbas bin Salim asal Pekanbaru Riau dan Subli bin Muhammad asal Indragiri Hilir Riau.

Baca juga: Seluruh Jamaah Debarkasi Haji Batam tiba di Tanah Air

Baca juga: PPIH harap jamaah risti didampingi keluarga

Baca juga: 5 haji Debarkasi Batam dirawat di RS Arab Saudi

Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar