BNN tes urine 300 ASN di lingkungan Pemkab Badung

id Pemkab badung, bnn, narkoba, narkotika, tes urine

BNN  tes urine 300 ASN di lingkungan Pemkab Badung

Wabup Suiasa ikuti tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung, Jumat (27/9) bertempat di Puspem Badung.

Badung (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung, Bali, melakukan tes urine terhadap 300 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.

"Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka mendorong seluruh jajaran ASN khususnya di Badung untuk bebas dari pengaruh narkoba," ujar Kepala BNN Kabupaten Badung, AKBP Ni Ketut Masmini, di Mangupura, Jumat.

Ia mengatakan, tes urine tersebut dilakukan sesuai implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018 yang mengamanahkan bahwa ASN wajib untuk melaksanakan tes urine, dalam rangka melindungi mereka agar menjadi lebih baik.

"Untuk hari ini kami melakukan tes urine terhadap 300 ASN khusus untuk pejabat mulai dari Eselon IV ke atas, sedangkan untuk para pegawai, kami melakukan tes urine secara acak," katanya.

Baca juga: Badung kembali raih penghargaan WTN Nasional

Baca juga: Personel tim "rescue" Damkar Badung jalani tes narkoba

Baca juga: Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB tinjau MPP Badung


Sementara itu, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, mengatakan, Pemkab Badung secara rutin bekerja sama dengan BNN setempat untuk melakukan tes urine bagi pegawai dan seluruh pejabat yang ada di Kabupaten Badung.

Hal itu kami lakukan karena Pemkab Badung berkomitmen untuk membangun integritas para pegawai dalam membangun sikap mental dan ingin selalu memotivasi agar hidup sehat dan bermanfaat. ASN juga harus mampu menunjukkan kualifikasi kehidupan mereka.

"Kami berharap tidak ada teman-teman yang terlibat narkoba. Kami ingin memberikan contoh dengan melaksanakan tes ini dan berharap bersih dari narkoba, sehingga nantinya ASN akan mampu menjadi contoh dan mampu melayani masyarakat dengan baik," kata Suiasa.

Ia menambahkan, saat ini Pemkab Badung telah mendapatkan penghargaan tingkat nasional dengan menjadi salah satu Kabupaten yang tanggap penanganan tentang narkoba.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan suatu apresiasi dari pemerintah pusat atas komitmen Badung untuk bersih dari narkoba yang harus senantiasa dikawal dengan baik.

Ia mengimbau, seluruh jajaran ASN dan masyarakat Kabupaten Badung khususnya, harus benar-benar bersih dari narkoba dan mampu bersama-sama menyatakan perang dengan narkoba serta menjauhi penggunaan zat-zat adiktif.

"Sayangi diri kita, sayangi keluarga kita dan mari pikirkan masa depan generasi kita di masa yang akan datang," ujar Wabup Suiasa.

Dari pemeriksaan tes urine tersebut, ditemukan bahwa hasil seluruhnya negatif atau tidak ada indikasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba oleh ASN di lingkungan Pemkab Badung.

Pewarta : Naufal Fikri Yusuf
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar