Kami ingin menemui Ibu Puan, ingin menyampaikan tuntutan di depan gedung DPR/MPR RI, Pak Polisi, tolong dibukakan jalannya. Kami tidak akan anarkis
Jakarta (ANTARA) - Puluhan massa buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) tiba di simpang jalan Gatot Subroto (Gatsu)- Jalan Pemuda, Jakarta, Rabu.

Pantauan Antara di lokasi, di tengah-tengah buruh, ada dua mobil komando milik serikat pekerja yang menjadi panggung bagi demonstran untuk berorasi.

Walaupun demikian, hanya satu mobil yang dijadikan panggung untuk berorasi bagi pengunjuk rasa.

Jumlah massa buruh yang berunjuk rasa di dekat gedung DPR/MPR RI kemungkinan akan bertambah, mengingat masih banyak bis-bis yang mengangkut para pekerja mulai tiba dan parkir di area Senayan.

Baca juga: Jelang demo buruh, 2.000 petugas keamanan dikerahkan

Setidaknya, ada sekitar lima sampai enam bis pariwisata pengangkut para buruh yang melintas di Jalan Gatot Subroto kemudian berbelok ke arah Jalan Pemuda.

Dalam pernyataan tertulis yang dikeluarkan KSPI pada 11 September, pihaknya akan mengerahkan sekitar 50.000 buruh untuk berunjuk rasa pada Rabu ini.

Di atas mobil komando, orator dari FSPMI menyatakan tuntutan para buruh meminta anggota dewan untuk membatalkan rancangan undang-undang untuk revisi UU No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Baca juga: Pintu keluar tol menuju Slipi masih ditutup untuk umum
Baca juga: Serikat pekerja tetap gelar unjuk rasa besok


"Kami ingin menemui Ibu Puan, ingin menyampaikan tuntutan di depan gedung DPR/MPR RI, Pak Polisi, tolong dibukakan jalannya. Kami tidak akan anarkis," kata massa buruh ke pihak kepolisian yang menutup akses menuju depan gedung DPR/MPR RI tepat depan Restoran Pulo Dua.

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019