Penusukan Wiranto, Fadel: Perketat pengamanan tiga pejabat negara

id Wiranto,fadel muhammad,perketat pengamanan,tiga pejabat negara

Penusukan Wiranto, Fadel: Perketat pengamanan tiga pejabat negara

Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad. ANTARA/Imam B/pri.

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad menyebutkan perlu pengetatan pengamanan untuk tiga pejabat negara lainnya, yakni Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan, serta Staf Khusus Presiden bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere pascapenusukan Menko Polhukam Wiranto.

"Pengamanan harus sangat ketat, jangan sampai ada yang menyusup dan melakukan itu," kata Fadel Muhammad di Jakarta, Kamis.

Seharusnya, Wiranto, Luhut Panjaitan, Budi Gunawan dan Gories Mere, menurut Fadel sudah mendapatkan pengamanan ketat pascaKapolri menyebutkan empat nama pejabat negara itu menjadi sasaran rencana pembunuhan.

Baca juga: Wapres JK: Pengawalan menteri sudah sesuai standar

"Jadi saya prihatin, apa yang sudah diingatkan oleh pak Kapolri berkali-kali tidak ditindaklanjuti pengamanannya," kata dia.

Fadel juga mengutuk keras pelaku tindak penusukan Menko Polhukam Wiranto, dan menyarankan publik agar tidak mendahului proses hukum yang sedang dilakukan pihak kepolisian.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengajak publik untuk menunggu informasi dari Polri sebagai info akurat tentang kondisi Menko Polhukam Wiranto.

Baca juga: Meutya Hafid: Perkuat deteksi dini ancaman terorisme

"Mari kita menunggu informasi dari sumber yang benar, yaitu dari Polri karena Polri yang mempunyai kapasitas dan kapabilitas untuk melakukan penyelidikan penyidikan," kata Rudiantara.

Publik juga diharapkan tidak perlu berspekulasi terkait peristiwa yang menimpa Menko Polhukam Wiranto, baik soal kejadian, pelaku ataupun motif, menurut dia hal itu menjadi ranahnya Polri.

"Jangan berspekulasi apapun, saya pun masih menunggu informasi dari Polri," ujarnya.

Baca juga: Menhan ingatkan pengawal menteri untuk waspada

Pewarta : Boyke Ledy Watra
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar