Dispenser SPBU Setu yang terbakar berjarak 10 meter dari bungker BBM

id SPBU Setu, Jakarta Timur

Dispenser SPBU Setu yang terbakar berjarak 10 meter dari bungker BBM

Bungker BBM di SPBU Setu, Cipayung, Jakarta Timur, nyaris ikut terbakar karena berjarak sekitar 10 meter dari titik kebakaran dispenser. (ANTARA/Andi Firdaus)

Jakarta (ANTARA) -
Titik api kebakaran pada empat dispenser Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Setu, Cipayung, Jakarta Timur, berjarak sekitar 10 meter dari bungker bahan bakar minyak (BBM).
 
"Kalau sampai bungker ini terbakar, bisa habis semuanya SPBU di sini," kata Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Budi Esti, di Jakarta.
 
Pantauan di lokasi terdapat empat mesin dispenser berisi Pertamax, Solar dan Pertalite serta satu unit mobil jenis Daihatsu Grandmax B 1533 L putih yang terbakar.

Baca juga: Polisi libatkan forensik ungkap kebakaran SPBU Setu
 
Bangkai mobil yang terparkir di koridor pengisian Pertalite itu disebut Budi sebagai titik awal munculnya api.
 
Lokasi dispenser maupun bangkai mobil berjarak sekitar 10 meter dari bungker BBM yang terletak di belakang lokasi kebakaran.
 
Dikatakan Budi, api tidak sampai menyulut bungker setelah sejumlah petugas SPBU bersama Damkar Jaktim melakukan pemadaman api.
 
Dati total empat koridor pengisian BBM, hanya satu koridor yang tidak terbakar api untuk pengisian BBM jenis Pertamax.

Selain itu, sejumlah fasilitas yang selamat dari kebakaran di antaranya kantor SPBU, minimarket serta toilet.

Baca juga: SPBU Setu Jakarta Timur terbakar karena radiasi ponsel
 
"Peristiwa ini masih kita selidiki," kata Budi.

Perkiraan kerugian awal ditaksir mencapai Rp500 juta.

Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar