Kemarin, Kemensos lebih agresif hingga WNI pulih COVID-19

id Kemarin, Kemensos, COVID-19

Kemarin, Kemensos lebih agresif hingga WNI pulih COVID-19

Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara berfoto dengan Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Meidyatama Suryodiningrat saat berkunjung ke ruang redaksi ANTARA di Jakarta, Rabu (19/2/2020). (ANTARA/Katriana)

Jakarta (ANTARA) - Ada sejumlah berita humaniora kemarin masih menarik untuk dibaca kembali hari ini, mulai dari tekad Kemensos dalam menangani kemiskinan lebih agresif, rencana penjemputan WNI yang menjadi ABK Kapal Diamond Princess hingga WNI di Singapura yang pulih dari COVID-19.

Berikut berita-berita menarik tersebut.

Kemensos harus lebih agresif tangani kemiskinan, kata Juliari Batubara

Menteri Sosial Juliari P Batubara mengatakan tantangan ke depan bagi kementerian yang dipimpinnya adalah harus lebih agresif dalam menangani kemiskinan.

"Kita bersyukur angka kemiskinan berkurang, tapi menjadi tantangan bagi Kemensos ke depan untuk lebih agresif lagi agar kemiskinan berkurang sesuai target pemerintah," katanya saat berkunjung ke redaksi Kantor Berita ANTARA di Jakarta, Rabu.

Untuk mengetahui rincian berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

Baca juga: Mensos optimistis dukungan usaha bantu rakyat atasi gejolak global.

Pemerintah berencana jemput WNI ABK Kapal Diamond Princess

Pemerintah Indonesia berencana menjemput seluruh warga negara Indonesia yang menjadi anak buah kapal di Kapal Pesiar Diamond Princess yang berada di perairan Jepang, kata Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto.

Yurianto di Jakarta, Rabu, mengatakan pemerintah sedang merancang skenario pemulangan 78 WNI yang menjadi ABK kapal dengan berbagai pertimbangan dan kajian yang saat ini masih dibicarakan oleh para ahli.

Bagaimana rincian selengkapnya bisa dibaca di sini.

Baca juga: Masa karantina berakhir, WNI kru kapal Diamond Princess akan diperiksa.

Seorang WNI di Singapura pulih dari COVID-19

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura menyebutkan seorang warga negara Indonesia yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19 di Singapura, sudah pulih dari serangan virus itu dan dipulangkan dari rumah sakit.

"Telah dinyatakan sembuh dan negatif COVID-19, serta telah dipulangkan dari rumah sakit," kata Kepala Fungsi Pensosbud KBRI Singapura, Ratna Lestari Harjana, dalam keterangan pers yang diterima di Batam, Rabu.

Selengkapnya bisa disimak di sini.

Baca juga: WNI sembuh dari virus corona di Singapura tolak buka identitas.

Pewarta : Katriana
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar