Polisi tutup akses Kebon Sirih akibat aksi buruh di DPRD DKI

id demo buruh, penutupan jalan, polres jakarta pusat, kompol lilik, kebon sirih, dprd dki

Polisi tutup akses Kebon Sirih  akibat aksi buruh di DPRD DKI

Aksi massa buruh menolak omnimbus law menutup jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2020) (ANTARA/ HO/ twitter TMC polda Metro Jaya)

Jakarta (ANTARA) - Polisi menutup sementara waktu akses Jalan Kebon Sirih Raya, Jakarta Pusat  akibat massa buruh yang melakukan aksi unjuk rasa terkait omnimbus law di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu.

Penutupan akses jalan itu sebelumnya dilakukan di Jalan Medan Merdeka Selatan setelah massa buruh memenuhi depan Gedung Balai Kota menyerukan tuntutan  serupa.

"Medan Merdeka Selatan sudah dibuka, jadi cuma Kebon Sirih Raya saja yang ditutup. Nah harusnya dari Agus Salim ke belokan ke kiri itu ga bisa. Karena mereka (massa aksi) ada di Kebon Sirih atau depan DPRD," kata Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Polisi Lilik Sumardi saat dihubungi.

Lilik mengatakan akibat penutupan jalan tersebut arus lalu lintas menuju Kebon Sirih diarahkan menuju Jalan protokol MH Thamrin.

Baca juga: Buka Munas ADEKSI, Wapres: Omnibus Law tak hilangkan otonomi daerah

Baca juga: Mahfud: Kritisi Omnibus Law boleh, curiga berlebihan jangan

Baca juga: PKS minta dukungan masyarakat jalankan "check and balances"


"Mereka demo di DPRD, menutup akses jalan semuanya. Maka lalu lintas kita alihkan ke arah Thamrin," kata Lilik.

Meski sudah diperingatkan, Lilik mengatakan beberapa pemilik kendaraan pribadi terjebak ditengah massa demo buruh.

"Beberapa mobil ada yang terjebak, katanya mau ke Lemhanas padahal sudah kita kasih tahu, sudah kita umumkan juga (terkait penutupan jalan)," kata Lilik.

Demo buruh yang terjadi di depan DPRD DKI Jakarta berisikan tuntutan  menolak omnimbus law.

Diperkirakan ada 800 massa yang tergabung dalam aksi buruh itu.
 

Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar