Tiga warga Makassar tenggelam di Maros saat rekreasi

id Tenggelam,Bendungan Mallarunang,Polda sulsel

Tiga warga Makassar tenggelam di Maros saat rekreasi

Warga Makassar yang tenggelam di Bendungan Mallarunang, Kabupaten Maros, Sulsel, Kamis (26/3/2020). ANTARA/HO/Dok

Makassar (ANTARA) - Tiga warga Makassar yang sedang rekreasi ke di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, tenggelam akibat terseret aliran air sungai di sekitar Bendungan Mallarunang, Desa Laiya, Kecamatan Cenrana

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo di Makassar, Kamis, membenarkan adanya tiga warga Makassar yang tenggelam di Kabupaten Maros.

"Mereka tenggelam saat sedang mandi di sekitar Bendungan Mallarunang yang kemudian terseret oleh aliran air sungai," ujarnya.

Ketiga warga Makassar yang tenggelam itu yakni Makmur (35) warga Antang, Abdul Kadir (45) warga Jalan Kandea dan Wawan (20) yang juga warga Antang Makassar.

Tiga warga Makassar yang tenggelam ini, dua diantaranya dinyatakan meninggal dunia dan satu lainnya berhasil diselamatkan warga setempat.

Baca juga: Remaja tenggelam di Banjir Kanal Barat ditemukan tewas

Ibrahim Tompo menjelaskan awalnya ketiga korban yang mengendarai mobil minibus itu singgah di Bandungan Mallarunang sambil mencuci mobilnya.

Saat mencuci mobil itu, Wawan kemudian berenang di sekitar bendungan dan tidak lama, korban terseret air sungai.

Abdul Kadir dan Makmur yang melihat kejadian itu berusaha menolong Wawan, namun nahas derasnya aliran air sungai membuat keduanya tenggelam.

Sementara Wawan yang terus berenang akhirnya mampu menyelamatkan diri dan sampai ke tepian sungai dengan dibantu oleh dua warga setempat yang kebetulan sedang melintas.

Sedangkan kedua rekannya, Abdul Kadir dan Makmur tidak mampu berenang dan baru bisa dievakuasi oleh warga setempat setelah menyelam ke dasar sungai.

"Wawan mampu berenang dan terlihat oleh warga yang sedang melintas. Kalau kedua rekannya ini tidak berhasil selamat karena tubuhnya baru didapat warga setelah sejam," katanya.
Baca juga: Underpass Kemayoran tenggelam, diperkirakan capai 7 meter

Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar