Pasien positif COVID-19 meninggal di Lampung jadi 2 orang

id COVID-19,Wuhan,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 2019

Pasien positif COVID-19 meninggal di Lampung jadi 2 orang

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, saat dimintai keterangan, Sabtu. (4/4/2020). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menyampaikan pada Jumat (3/4) pukul 00.00 satu pasien positif COVID-19 meninggal dunia sehingga saat ini ada dua korban meninggal akibat virus corona di provinsi itu. 

"Pasien tersebut merupakan warga Kabupaten Lampung Barat, laki-laki usia 71 tahun," kata Kepala Dinas Provinsi Lampung, Reihana di Bandarlampung, Sabtu.

Baca juga: Tangani COVID-19, Lampung Timur pesan 1.000 APD tenaga medis puskesmas

Ia menjelaskan bahwa pasien tersebut saat datang ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) kondisi umumnya (KU) sudah tidak stabil dengan beliau selalu mengeluh sesak nafas.

"Pasien 010 ini juga memiliki penyakit penyerta hipertensi dan paru kronis ditambah usia yang lanjut ini memperberat kesembuhannya," kata dia.

Reihana menjelaskan bahwa pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan rombongan ke Gowa, Sulawesi Selatan selama lima hari dan pulang ke Lampung pada 27 Maret 2020.

Baca juga: Dua pasien COVID-19 di Lampung dinyatakan sembuh

"Pada tanggal yang sama laki-laki 71 tahun ini datang ke puskesmas setempat dengan membawa keluhan, lemas, mual, diare dan sesak napas," jelasnya.

Bahkan, lanjutnya pasien 010 ini sejak enam hari sebelum dirujuk ke RSUDAM mengalami buang air besar cair lima hingga enam kali dalam sehari dan setelah dirujuk kondisi beliau semakin menurun.

"Dokter telah berusaha membantu dengan memberikan alat bantu ke pasien namun kondisi yang semakin menurun dan pada tanggal (03/4) pukul 00.00 pasien 010 tersebut dinyatakan meninggal," jelasnya.

Baca juga: Dinkes minta masyarakat tidak panik pada keluarga pasien COVID-19

Untuk data saat ini terkait COVID-19 di Provinsi Lampung, yakni, orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 1.402 dengan rincian selesai pemantauan 14 hari berjumlah 303 orang.

Sedangkan, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 36 orang dengan rincian 14 masih dirawat empat orang diisolasi, 18 orang terkonfirmasi negatif.

"Pasien yang positif COVID-19 di Lampung ada 11 orang, dua di antaranya meninggal dunia dan 2 lagi dinyatakan sembuh sehingga saat ini kami sedang merawat 7 orang pasien," jelasnya.

Baca juga: BNN Lampung sosialisasikan pencegahan COVID-19

 

Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar