Prudential bayar klaim Rp15,6 triliun sepanjang 2019

id Prudential,Aset prudential,Prudential Indonesia

Prudential bayar klaim Rp15,6 triliun sepanjang 2019

President Director Prudential Indonesia, Jens Reisch (kanan), Senior Manager Product Development Prudential Indonesia, Sheila Widya Nanda (tengah) dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. H. Rachmat Latief (kiri) pada peluncuran PRUTotal Critical Protection (PRUTop) dan PRUTotal Critical Protection Syariah (PRUTop Syariah) Prudential di Makassar, Senin (20/01/2020). ANTARA/Nur Suhra Wardyah

Jakarta (ANTARA) - PT Prudential Life Assurance atau Prudential Indonesia membayar klaim asuransi nasabah dengan total Rp15,6 triliun sepanjang 2019 yang tumbuh 27 persen dibandingkan periode yang  sama tahun sebelumnya.

“Prudential Indonesia juga kembali mewujudkan komitmennya dalam menghadirkan perlindungan jangka panjang yang komprehensif bagi nasabah,” kata Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch di Jakarta, Selasa.

Tak hanya itu, Prudential Indonesia juga mencatatkan total pendapatan premi Rp25 triliun pada 2019 yang didukung oleh pertumbuhan dari premi bisnis baru sebesar 15 persen.

Baca juga: AAJI sebut penundaan pembayaran premi dampak COVID-19 tidak wajib

Perusahaan juga mencatatkan total dana kelolaan sebesar Rp74,5 triliun dan total aset sejumlah Rp80,7 triliun pada 2019.

Selain itu, Prudential Indonesia turut mempertahankan tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital perusahaan sebesar 678 persen yang lebih dari lima kali persyaratan minimum wajib.

Untuk unit usaha syariah tercatat pendapatan kontribusi bruto Rp3,7 triliun dan total aset Rp9,1 triliun dengan tingkat solvabilitas dari dana Tabarru Prudential Indonesia 2,58 persen dan dari dana perusahaan 7,3 persen.

Jens Reisch mengatakan pencapaian tersebut terjadi karena adanya kepercayaan nasabah serta solidnya fundamental seperti modal yang sehat, kuatnya kapabilitas digital, tata kelola perusahaan yang baik, dan praktik investasi yang bertanggung jawab.

“Oleh karena kekuatan kami itu maka kami lebih siap untuk menghadapi tantangan di 2020 yang sudah dimulai bahkan sejak awal tahun,” katanya.

Baca juga: Pulse, aplikasi kesehatan dari Prudential

Berikutnya, beberapa inovasi turut diluncurkan tahun lalu di antaranya produk PRUCritical Benefit 88 yaitu produk asuransi tradisional yang menyediakan perlindungan terhadap dampak finansial akibat penyakit kritis.

Kemudian PRUPrime Healthcare Plus dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah yakni produk asuransi tambahan yang memberikan solusi lengkap perlindungan kesehatan dengan pembayaran manfaat sesuai tagihan rumah sakit.

PRUWorks yaitu layanan Asuransi Kumpulan terpadu berbasis digital untuk pelaku UMKM dengan berbagai macam ukuran bisnis.

Prudential Indonesia juga memperluas jaringan PRUMedical Network (PMN) untuk memenuhi kebutuhan perawatan kesehatan nasabah yang hingga Maret 2020 telah terhubung dengan 1.535 rumah sakit dan klinik.

Pewarta : Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar