Pelaksanaan PKM Denpasar hari kedua berjalan tertib

id Pemkot Denpasar, PKM Denpasar, COVID-19

Pelaksanaan PKM Denpasar hari kedua berjalan tertib

Jalanan di Denpasar makin sepi saat pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) hari kedua. ANTARA/I Komang Suparta/Ist/2020

Denpasar (ANTARA) - Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Denpasar, Bali pada hari kedua berjalan tertib dan kondisi jalan raya tampak lengang dalam upaya mempercepat penanganan COVID-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai di Denpasar, Sabtu, menjelaskan bahwa pemeriksaan terus dilaksanakan di pos perbatasan Kota Denpasar. Namun pelaksanaan kali ini tampak lebih tertib dan tak ada antrean panjang sebagaimana hari sebelumnya.

"Berdasarkan laporan tim di lapangan, pelaksanaan pemeriksaan di pos perbatasan saat ini sudah mulai tertib, tidak lagi ada kerumunan massa," kata Dewa Rai.

Selain itu, kata dia, berdasarkan pemantauan lapangan bahwa pelaksanaan hari kedua penerapan PKM yang tertuang dalam Perwali Nomor 32 Tahun 2020 ini cenderung lebih tertib. Masyarakat semakin sadar untuk mentaati imbauan pemerintah. Bahkan, sebagian besar ruas jalanan di Kota Denpasar tampak lengang.

"Jalanan tampak lengang, dan semoga penerapan PKM ini dapat memberikan dampak yang baik dalam upaya memutus penyebaran pandemi COVID-19," ujarnya.

Baca juga: PKM hari pertama di Bali, 24 kendaraan putar balik
Baca juga: Denpasar terapkan pembatasan kegiatan masyarakat antisipasi COVID-19


Ia mengatakan PKM tersebut ditangani secara serius, dan dalam waktu 14 ke depan juga dilakukan evaluasi secara menyeluruh selama pelaksanaan itu.

"Terpenting bagi masyarakat perlu diingat bahwa pemberlakuan PKM ini dalam rangka pencegahan COVID-19, bukan untuk tujuan yang lain. Yang akan melintasi pos perbatasan agar selalu memakai masker, melengkapi persyaratan, terutama identitas serta surat keterangan akan kejelasan tujuan di Kota Denpasar," ucap Dewa Rai.

Untuk diketahui, pada pelaksanaan hari kedua PKM Denpasar di pos perbatasan sedikitnya terdapat 19 orang diminta putar balik karena tidak menggunakan masker, 226 orang juga diminta putar balik lantaran tanpa tujuan jelas.

Baca juga: Jelang pembatasan masyarakat, pedagang pasar di Denpasar ditertibkan
Baca juga: Pemkot Denpasar sebut tak ada penambahan positif COVID-19
Baca juga: Seorang pasien COVID-19 asal Denpasar dinyatakan sembuh

Pewarta : I Komang Suparta
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar