Warga Jatim di Jabodetabek dapat bantuan sembako dari Pemprov Jatim

id Bansos covid19,Warga jatim,Dampak COVID-19,kabar baik,berita baik,sembuh dari covid

Warga Jatim di Jabodetabek dapat bantuan sembako dari Pemprov Jatim

Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur di Jakarta, Zainal Fanani (kiri) menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga Jatim di Jabodetabek (ANTARA/HO/Badan Penghubung Pemprov Jatim)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur membagikan ribuan paket sembako dan uang tunai Rp200 ribu untuk tiga bulan secara langsung dari rumah ke rumah kepada warga Jatim di wilayah Jabodetabek.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan cara tersebut ditempuh, guna menghindari kerumunan warga.

"Bantuan berangkat langsung dari Surabaya, Senin (18/5) dan sampai di Jakarta Selasa (19/5), selanjutnya langsung dibagikan secara door to door oleh Badan Penghubung Daerah Provinsi Jatim di Jakarta," kata Khofifah.

Baca juga: Kemensos: Bantuan Sosial Tunai terealisasi setengah dari target

Adapun paket sembako tersebut berisi beras, minyak goreng, mi instan, gula, masker, dan hand sanitizer. Penerima paket sembako tersebut merupakan warga Jatim yang tidak mudik ke kampung halaman dan terdampak secara ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Selain Paket Sembako, Pemprov Jatim juga memberikan uang tunai sejumlah Rp200 ribu per kepala keluarga yang merupakan program jaring pengaman sosial. Uang tunai tersebut akan diberikan selama tiga bulan hingga Juli 2020.

Khofifah mengatakan, bantuan diharapkan dapat meringankan beban warga Jatim yang merantau di Jabodetabek selama pandemi COVID-19. Khofifah juga berharap, warga Jatim bisa saling bahu membahu dan tolong menolong menghadapi situasi darurat ini.

"Insya Allah dengan bersama-sama maka pandemi ini bisa kita lalui dengan baik," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur di Jakarta, Zainal Fanani mengatakan penerima bantuan diutamakan adalah warga Jawa Timur yang dibuktikan dengan masih ber KTP Jawa Timur namun alamat tinggal atau domisili di Jabodetabek.

Baca juga: Kemensos salurkan bantuan di lima klaster rehabilitasi sosial

Diterangkan, data penerima bantuan didapat dari warga yang telah mendaftar di aplikasi Radar Bansos Jatim dan juga data dari paguyuban Jawa Timur di Jabodetabek.

Dirincikan 347 orang terdaftar daftar dalam radar bansos. Sedangkan, sisanya 1.553 orang lainnya adalah warga Jawa Timur yang tergabung dalam paguyuban-paguyuban perantau di Jabodetabek dengan berbagai latar pekerjaan.

"Kami kerahkan 17 tim untuk membagikan paket-paket sembako tersebut yang disebar ke 17 titik di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Diharapkan penyaluran bantuan ini dapat selesai sebelum Lebaran dan meringankan beban saudara-saudara kita se-Jatim," kata Zainal.

Baca juga: 238 mahasiswa Lampung di luar daerah terima bantuan Kemensos
Baca juga: Pakar minta bantuan pangan tidak berisi makanan instan
Baca juga: 44.742 KK terdampak COVID-19 di Sidoarjo terima BST Kemensos

Pewarta : Desi Purnamawati
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar