Sepekan, BI pangkas bunga acuan, hingga 301.115 UMKM rambah digital

id BI, suku bunga acuan,UMKM,UMKM digital,Erick Thohir,COVID-19

Sepekan, BI pangkas bunga acuan, hingga 301.115 UMKM rambah digital

Peserta mencoba memotret produk miliknya saat acara UMKM Jogja Go Digital di Sleman, DI Yogyakarta, Senin (1/4/2019). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/ama/aa.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita ekonomi yang disiarkan Kantor Berita ANTARA pada 15-21 Juni 2020 mendapat banyak perhatian dari pembaca, seperti Bank Indonesia yang memangkas suku bunga acuan menjadi 4,25 persen, hingga total sebanyak 301.115 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) telah beralih ke ranah digital selama pandemi COVID-19.

Berikut beberapa berita yang masih menarik dibaca untuk menemani akhir pekan :

BI turunkan suku bunga acuan jadi 4,25 persen

Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin dari 4,5 persen menjadi 4,25 persen setelah melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) 17-18 Juni 2020.

“Keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pemulihan ekonomi nasional di era COVID-19,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo ketika mengumumkan hasil RDG di Jakarta, Kamis.

Baca selengkapnya di sini

Kadin minta pemerintah tidak lamban gelontorkan stimulus ekonomi

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Erwin Aksa meminta agar pemerintah tidak lamban dalam menggelontorkan stimulus baik kepada dunia usaha maupun masyarakat dalam mengatasi dampak COVID-19 terhadap perekonomian.

Erwin mengatakan bahwa pemerintah harus segera memberikan likuiditas baik berupa modal kerja pada dunia usaha hingga bantuan tunai kepada masyarakat agar tercipta daya beli dan permintaan dari pasar.

Baca selengkapnya di sini

 

Dirut Garuda sebut belum terima dana talangan pemerintah Rp8,5 triliun

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyatakan hingga kini pihaknya belum menerima dana talangan dari pemerintah sebesar Rp8,5 triliun untuk mengatasi dampak keuangan yang dialami perusahaan akibat pandemi COVID-19.

Sejak awal Juni, Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN memutuskan untuk memberi dana talangan kepada Garuda sebagai modal kerja agar perusahaan dapat memperlancar arus kas yang terhambat akibat pandemi COVID-19.

"Dengan segala macam alasannya, kita sebagai penerima tetap prosesnya sampai sekarang masih berlangsung. Dana talangan itu, masih insya Allah belum, Alhamdulillah," kata Irfan dalam webinar The 17th Industry Roundtable Transportation Industry yang digelar oleh MarkPlus, Jumat.

Baca selengkapnya di sini

 

Erick Thohir: Mayoritas CEO besar bilang ekonomi pulih 2022

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa Indonesia harus adaptif agar dapat bertahan di masa krisis.

"Survei terakhir mayoritas CEO besar dunia bilang 52 persen ekonomi akan kembali pada kuartal pertama 2022. Ini tentu secara korporasi dan kehidupan masyarakat secara umum berat, maka adaptif perlu dilakukan," ujar Menteri Erick dalam sambutan peresmian stasiun terpadu di Jakarta, Rabu.

Baca selengkapnya di sini

 

Selama pandemi COVID-19, sebanyak 301.115 UMKM beralih ke digital

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat sebanyak 301.115 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) beralih ke usaha digital selama pandemi COVID-19.

“Sejak 14 Mei hingga 9 Juni 2020 ada 301.115 UMKM yang bertransformasi digital,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam webinar adaptasi UMKM hadapi normal baru di Jakarta, Jumat.

Baca selengkapnya di sini

 

 


Pewarta : Indra Arief Pribadi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar