Henry Cavill ingin dikenang sebagai sosok Superman

id Superman, Henry Cavill, Warner Bros, dc

Henry Cavill ingin dikenang sebagai sosok Superman

Henry Cavill sebagai Superman. (IMDB)

Jakarta (ANTARA) - Aktor Henry Cavill mengatakan dirinya ingin dikenang oleh banyak orang sebagai sosok pahlawan super DC Comics, Superman.

Sejak 2013, aktor Inggris ini mengenakan kostum Man of Steel pada tiga film blockbuster - "Man of Steel," "Batman v Superman: Dawn of Justice" dan "Justice League" - yang dibuat oleh di Warner Bros. dan DC Universe.

Dalam sebuah wawancara dengan Variety, Cavill mengatakan bahwa ia berharap untuk terus bermain sebagai Superman di tahun-tahun mendatang.

"Saya selalu menjadi penggemar Superman," kata Cavill, yang berusia 37 tahun. "Saat Anda bertemu anak-anak, anak-anak tidak perlu melihat saya sebagai Henry Cavill, tetapi mereka mungkin melihat Superman, dan ada tanggung jawab yang menyertainya."

Baca juga: Michael B Jordan dipertimbangkan untuk perankan Superman

Baca juga: Henry Cavill masih enggan pensiun perankan Superman


Ia melanjutkan, "Karena ini adalah karakter yang luar biasa, sebenarnya ini adalah tanggung jawab yang saya senang miliki, dan saya harap saya dapat memainkan lebih banyak Superman di tahun-tahun mendatang. "

Cavill tidak merinci bagaimana dia akan memerankan Superman di film-film mendatang.

Sebelumnya, terdapat rumor bahwa ia sedang dalam pembicaraan untuk kembali ke karakter, tetapi tidak harus dalam film yang berdiri sendiri (standalone).

"Hidup saya telah berubah secara dramatis karenanya. Dan itu telah memberi saya banyak peluang untuk peran, dan ya, itu adalah salah satu karakter yang mengubah seluruh perjalanan karier saya," kata Cavill.

"Saya sangat berterima kasih untuk itu, dan karakter itu juga mengajari saya banyak hal tentang diri saya," pungkasnya.

Baca juga: Henry Cavill ingin terus perankan karakter Superman

Baca juga: Michael B Jordan akan perankan Superman?

Baca juga: Penulis skenario "Avengers: Endgame" ingin garap film "Superman"

 

Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar