Undana meniadakan kuliah sore cegah penyebaran COVID-19

id undana kupang,kupang ntt,perkuliahan pandemi

Undana meniadakan kuliah sore cegah penyebaran COVID-19

Rektor Universitas Negeri Nusa Cendana Kupang, Nusa Tenggara Timur, Prof.Ir.Fried L Benu. (ANTARA/ Benny Jahang)

Kupang (ANTARA) - Rektor Universitas Negeri Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof.Fried Benu mengatakan tidak akan mengizinkan adanya kegiatan perkuliahan bagi mahasiswa yang berlangsung pada sore hari guna mencegah terjadinya penyebaran COVID-19.

"Pada Tahun 2020/2021 tidak ada lagi kegiatan kuliah sore hari bagi mahasiswa. Semuanya dilakukan pada pagi dan siang hari," kata Fried Benu ketika dihubungi di Kupang, Senin.

Fried Benu mengatakan hal itu terkait upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan perguruan tinggi Negeri Universitas Nusa Cendana Kupang, setelah adanya dua kasus COVID-19 di Undana yaitu satu pekerja bangunan serta seorang staf pada Fakultas Peternakan Undana yang terkonfirmasi COVID-19.

Menurut dia, pada tahun 2020 terdapat 39 orang calon mahasiswa baru yang telah mendaftar untuk masuk pada kelas sore hari.

Baca juga: Rektor: Lahan kering di NTT bukan jadi alasan untuk menyerah

Baca juga: Informasi COVID-19 lebih menakutkan ketimbang penyakitnya


Namun kata dia, mengingat kasus penularan COVID-19 di Kota Kupang masih ditemukan sehingga proses perkuliahan pada malam hari ditiadakan.

"Kami sudah putuskan mahasiswa baru yang mendaftar untuk kuliah malam hari dialihkan ke kuliah pagi hari, apalagi jumlahnya hanya 39 orang,"tegas Fried Benu.

Menurut dia, kegiatan perkuliahan di Undana masih dilakukan secara daring yang akan berlangsung hingga Desember 2020.

"Kami mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah dalam mencegah penyebaran COVID-19 dengan melakukan kegiatan perkuliahan secara daring dengan para mahasiswa," kata Fried Benu. 

Baca juga: Undana pertimbangkan melakukan tes cepat COVID-19

Baca juga: Undana Kupang hentikan aktivitas kampus cegah penularan COVID-19

Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar