Bupati Banyumas ingatkan pesepeda disiplin terapkan protokol kesehatan

id jalur sepeda,protokol kesehatan,ingat pesan ibu

Bupati Banyumas ingatkan pesepeda disiplin terapkan protokol kesehatan

Salah seorang pesepeda saat melintasi jalur khusus sepeda di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang baru diluncurkan pada hari Minggu (15/11/2020). ANTARA/HO-Setda Banyumas/am.

Purwokerto (ANTARA) - Bupati Banyumas Achmad Husein mengingatkan kepada para pesepeda agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penularan COVID-19.

"Saya minta tolong, protokol kesehatan diterapkan. Jadi, maskernya dipakai dengan benar dan jaga jarak, jangan mepet-mepet," katanya saat peluncuran jalur khusus sepeda dan aplikasi Si Bagoess di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu.

Baca juga: Satgas COVID-19 bisa rekomendasikan libur panjang Desember 2020

Baca juga: Positif COVID-19 se-Indonesia bertambah di atas 5.000


Dia juga meminta agar jalur khusus sepeda benar-benar digunakan untuk bersepeda, bukan untuk parkir mobil sehingga harus diawasi secara khusus.

"Sementara bagi pesepeda, karena sudah diberikan jalur khusus sepeda, jangan bersepeda di luar jalur," katanya.

Saat menyampaikan laporan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan penyediaan jalur khusus sepeda tersebut menindaklanjuti Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan Raya, serta Peraturan Bupati Banyumas Nomor 41 Tahun 2020 tentang Manajemen dan Rekayasa lalu lintas di Kawasan Kegiatan Perkotaan Purwokerto.

Menurut dia, hal itu ditujukan dalam rangka menyediakan fasilitas pendukung pengguna jalan, mewujudkan ketertiban berlalu lintas, dan memberi kesempatan bersepeda.

"Jalur sepeda yang telah dibangun pada Tahun Anggaran 2020 sepanjang 6.330 meter yang berada di beberapa ruas jalan, yaitu Jalan RA Wiriatmaja, Jalan Masjid, Jalan Jenderal Soedirman, Jalan Gatot Subroto, Jalan Kombas, dan Jalan MT Haryono," katanya.

Saat ditemui usai kegiatan, Agus mengatakan aplikasi Si Bagoess yang diluncurkan bersama peluncuran jalur khusus sepeda merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Banyumas untuk mewujudkan basis data komunitas sepeda di Kabupaten Banyumas.

Dia mengharapkan setiap komunitas sepeda untuk memberikan berbagai informasi mengenai komunitasnya melalui aplikasi Si Bagoess tersebut.

Salah seorang anggota komunitas sepeda asal Kelurahan Pabuwaran, Kecamatan Purwokerto Utara, Idris Sutrisno menyambut baik kehadiran jalur khusus sepeda di Purwokerto.

"Ke depannya, para pesepeda dapat memakai akses jalur sepeda ini dengan baik dan benar. Untuk pemilik kendaraan-kendaraan yang parkir di jalur sepeda, semoga ke depannya sadar diri, tidak parkir di jalur sepeda," katanya.

Anggota komunitas sepeda lainnya, Santoso menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Banyumas yang telah memberikan perhatian kepada para pesepeda dengan menyediakan jalur khusus sepeda.

Dia mengharapkan para pemilik kendaraan yang biasa memarkirkan kendaraannya di jalur khusus sepeda agar ditertibkan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Bupati Banyumas.

"Semangat kepada para pesepeda dan tetap menjaga protokol kesehatan dengan kita menggunakan masker," katanya.

Baca juga: Satgas: Kasus positif COVID-19 bertambah 4.173

Baca juga: Inspirasi desainer dan artis Indonesia tampil modis dengan masker

Baca juga: Pemeriksaan spesimen di Sumut bertambah 1.500 sampel per hari


#ingatpesanibu
#satgascovid19

Pewarta : Sumarwoto
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar