Semua pegawai Puskesmas Kenanga Bangka diistirahatkan

id covid bangka

Semua pegawai Puskesmas Kenanga Bangka diistirahatkan

juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra. ANTARA/Kasmono.

Sungailiat,Bangka (ANTARA) - Semua di Puskesmas Kenanga Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk sementara diistirahatkan di rumahnya masing- masing karena ditemukan satu orang pegawai inisial Ss (22) terkonfirmasi positif COVID-19.

"Mulai hari ini semua pegawai Puskesmas Kenanga Bangka mulai dari dokter, perawat serta tenaga administrasi diistirahatkan dan diganti pegawai dari pos pembantu kesehatan dan polindes terdekat," kata juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra di Sungailiat, Kamis.

Pergantian pegawai di puskesmas itu kata Boy Yandra agar pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Kenanga tidak terganggu dan tetap berjalan seperti biasa.

Baca juga: 16 pasien COVID-19 di Bangka dinyatakan sembuh

Baca juga: 30 pasien COVID-19 di Bangka dinyatakan sembuh


"Semua pegawai yang diistirahatkan di rumahnya masing-masing akan kembali bekerja setelah diketahui hasil usap (swab) seluruh pegawai dinyatakan negatif," jelasnya.

Dia mengatakan Ss jenis kelamin perempuan merupakan ASN di Puskemas Kenanga Bangka asal Kecamatan Sungailiat, yang bersangkutan memiliki riwayat sekunder pasien terkonfirmasi positif.

"Ss mengalami keluhan hilang indra penciuman dengan riwayat kategori suspek," katanya.

Sampai hari ini jumlah pasien sembuh yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Bangka sebanyak 214 orang dari total pasien positif sebanyak 234 orang atau sebanyak 20 orang pasien masih menjalani perawatan kesehatan.

"Perawatan kesehatan bagi pasien positif COVID-19 asal Kabupaten Bangka di pusatkan di balai diklat provinsi di Kota Pangkalpinang, RSBT Pangkalpinang, RSUD Depati Bahrin dan asrama haji Pangkalpinang," ujar Boy Yandra.*

Baca juga: Satgas COVID-19 Bangka Tengah catat tambahan dua kasus positif

Baca juga: Satgas Bangka Tengah: Total 101 warga sembuh dari COVID-19

Pewarta : Kasmono
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar