Gugus Tugas: Kenaikan kasus positif COVID-19 tertinggi di Sulsel

id Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, kasus harian COVID-19,covid sulsel

Gugus Tugas: Kenaikan kasus positif COVID-19 tertinggi di Sulsel

Gubernur Sulawesi Selatan yang juga adalah Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 di Sulawesi Selatan. ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Sulawesi Selatan mencatat kenaikan tertinggi kasus positif COVID-19 sebanyak 531 kasus dimana sebanyak 81 persen terdeteksi sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG).

Gubernur Sulawesi Selatan yang juga adalah Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Sulsel di Makassar, Jumat mengungkap, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melansir bahwa dengan adanya tambahan kasus baru 531 kasus, menyebabkan total terkonfirmasi positif COVID-19 di provinsi itu tercatat sebanyak 24.883 kasus.

"Ini kabar buruk bagi warga Sulsel dengan rekor tertinggi pasien terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini sebanyak 531 sesuai data BNPB," kata Nurdin.

Baca juga: Calon Bupati Maros terpilih Chaidir Syam terpapar COVID-19

Dia mengatakan, dari total kasus itu, 81 persen diantaranya merupakan OTG yang dari indikatornya tidak perlu penanganan di rumah sakit, sehingga rumah sakit yang disiapkan untuk penderita tidak penuh.

Dengan banyaknya OTG, lanjut dia, kini Pemprov kewalahan melakukan karantina OTG di hotel untuk program duta wisata COVID-19 di enam hotel yang telah dipersiapkan yakni Hotel Swiss Bell, Hotel Kamanre, Hotel Yasmin, Hotel Kenari, Hotel Grand Imawan dan Hotel Lynt.

"Jadi, telah ditambah lagi empat hotel yakni Hotel Almadera, Hotel Grand Palace, Hotel Remcy dan Hotel Harper," katanya.

Baca juga: Polda Sulsel larang masyarakat gelar perayaan Tahun Baru 2021

Nurdin memprediksi akan terjadi peningkatan kasus pada Desember 2020 setelah pesta demokrasi yang memicu kerumunan. Hal ini diperkuat dengan adanya sejumlah calon kepala daerah dan tim sukses di Sulawesi Selatan mengumumkan dirinya positif terpapar COVID-19.

Mereka yang mengaku terinfeksi COVID-19 setelah dilakukan adalah calon wakil wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, calon bupati Maros terpilih Chaidir Syam. Termasuk Tim Sukses dari Syamsu Rizal, Ilham Arief Sirajuddin yang juga mantan wali kota Makassar.

Selanjutnya, Amirul Yakin Ramadhansyah putra sulung dari Ilham Arief Sirajuddin pun ikut tertular. Status itu berdasarkan hasil uji usap. Bahkan Aksa Mahmud dan istrinya diketahui mertua dari calon wali kota Makassar, Munafri Arifuddin, juga terkonfirmasi positif berdasarkan keterangan dari anaknya, Erwin Aksa.

Baca juga: Bupati Bantaeng terkonfirmasi positif COVID-19
Baca juga: Pakar Epideomologi khawatirkan Pilkada dan libur picu kasus COVID-19

Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar