Kamis, positif COVID-19 Jakarta bertambah 3.151 kasus

id kasus positif jakarta

Kamis, positif COVID-19 Jakarta bertambah 3.151 kasus

Warga melintas di depan mural tentang pandemi COVID-19 di Bukit Duri, Jakarta, Sabtu (9/1/2021). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.

Jakarta (ANTARA) - Konfirmasi positif COVID-19 di Jakarta bertambah 3.151 kasus, sehingga totalnya menjadi 239.226 kasus, berdasarkan data dari laman corona.jakarta.go.id, Kamis.

Penambahan sebanyak itu merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) Rabu (20/1) sebanyak 3.074 kasus positif, sementara 77 kasus lainnya berasal dari pemeriksaan di dua laboratorium swasta dalam empat hari terakhir.

Pada tes PCR Rabu (20/1) terhadap 19.104 spesimen dengan hasil 3.074 positif dan 14.054 negatif.

Penambahan Kamis ini lebih tinggi dibanding penambahan pada Selasa (19/1) sebanyak 2.563 kasus, pada Senin (18/1) sebanyak 2.361 kasus dan Jumat (15/1) sebanyak 2.541 kasus.

Baca juga: Pertambahan kasus COVID-19 Jakarta pecahkan rekor pada Rabu

Akan tetapi, penambahan sebanyak 3.074 kasus pada Kamis ini, lebih rendah dibandingkan penambahan pada Kamis (14/1) sebanyak 3.165 orang, pada Minggu (17/1) sebanyak 3.395 kasus dan Sabtu (16/1) sebanyak 3.536 kasus, terlebih Rabu (20/1) sebanyak 3.786 kasus yang merupakan pertambahan kasus tertinggi selama pandemi.

Sementara itu, untuk pasien sembuh dari paparan Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) bertambah 2.587 orang atau
sekitar 89,3 persen dari jumlah total kasus positif COVID-19 saat ini sebanyak 239.226 kasus.

Dari jumlah itu, sebanyak 21.756 orang masih dirawat/diisolasi, 3.900 orang meninggal dunia atau senilai 1,6 persen dari total kasus positif.

Dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta di angka 16,9 persen.

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di DKI Jakarta bertambah 4.527

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan persentasenya tidak lebih dari lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Maret 2020 sebesar 9,7 persen.

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar