Polresta Samarinda lakukan penyelidikan resepsi pernikahan yang viral

id viral,PERNIKAHAN SAMARINDA VIRAL,COVID SAMARINDA

Polresta Samarinda lakukan penyelidikan resepsi pernikahan yang viral

Tim Reskrim Polresta Samarinda telah melakukan pengecekan TKP acara resepsi pernikahan yang dilaksanakan di Gedung Graha Mulya Jl. Bung Tomo Samarinda Sebrang, Kota Samarinda dan diduga telah melanggar protokol kesehatan. (ANTARA/Arumanto)

Samarinda (ANTARA) - Polresta Samarinda, Kalimantan Timur telah melakukan penyelidikan terkait viralnya acara resepsi pernikahan yang dilaksanakan di Gedung Graha Mulya, Jalan Bung Tomo, Samarinda Sebrang, Kota Samarinda dan diduga telah melanggar protokol kesehatan.

Tim Reskrim Polresta Samarinda telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan interogasi kepada koordinator gedung, pengelola gedung, dan tim dekorasi pada acara resepsi pernikahan yang viral di media sosial tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Yuliansyah, di Samarinda, Rabu, mengatakan pihaknya telah memanggil penyelenggara resepsi tersebut dan melakukan koordinasi dengan Tim Satgas COVID-19 Kota Samarinda.

Sebelumnya, sebuah video acara resepsi pernikahan di Samarinda, Kalimantan Timur viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 20 detik itu, tampak banyak tamu dalam acara tersebut, bahkan beberapa terlihat saling berdesakan, dan banyak yang tidak menggunakan masker.

Video diunggah akun gosip ternama @lambe_turah dengan caption singkat, “Duhhh…Pestanya meriah ya bund..”.

Padahal Samarinda saat ini masih memberlakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro sesuai surat yang dikeluarkan Satgas Penanganan COVID-19 Samarinda.

Acara tersebut diduga berlangsung di salah satu gedung serbaguna yang berlokasi di Samarinda Seberang pada Minggu, 21 Februari 2021.

Satgas COVID-19 Kota Samarinda Wahidudin mengaku tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi acara dimaksud.

"Sudah ada surat edaran wali kota tentang kegiatan keramaian. Jadi mulai Januari 2021, satgas tidak mengeluarkan lagi rekomendasi untuk acara-acara yang begitu. Jadi kalau mereka mengadakan berarti tanpa sepengetahuan kami," ujar Wahidudin yang juga Kepala BPBD Samarinda itu pula.

Terkait hal itu, dirinya pun akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat terkait langkah yang akan diambil kemudian.

"Nanti kami akan koordinasi dulu tentang acara-acara seperti itu yang masih marak," ujarnya pula.
Baca juga: Wali Kota Samarinda sembuh dari COVID-19
Baca juga: Kasus COVID-19 melonjak, Pemkot Samarinda terapkan kembali WFH


Pewarta : Arumanto
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar