Budiman Sudjatmiko: Kesiapan data bantu pemerintah menghadapi ancaman

id Budiman Sudjatmiko,big data,data pembangunan ,data pemerintah ,pemerintah indonesia

Budiman Sudjatmiko: Kesiapan data bantu pemerintah menghadapi ancaman

Politikus PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko. ANTARA

Jakarta (ANTARA) - Politikus PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko, mengatakan, kesiapan data khusunya big data atau data raksasa dapat membantu pemerintah dalam menghadapi ancaman dalam satu negara.

"Saya telah merancang dan mengusulkan sebuah UU tentang pengelolaan data raksasa untuk pemerintahan 4.0 pada 2018 lalu," kata dia, di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Budiman: Pandemi memaksa manusia untuk mencari terobosan iptek

Ia menjelaskan dalam rancangan itu, suatu saat pemerintah atau negara akan menghadapi tiga ancaman yakni diserang negara lain, mengalami bencana dan tertimpa pandemi atau epidemi.

"Jika tertimpa salah satu dari itu, pemerintah dapat memutuskan bagaimana kebijakan yang akan dilaksanakan dengan data yang lengkap," ujarnya.

Baca juga: Budiman: Harus punya Komite Sains Kepresidenan demi kemajuan teknologi

Pendiri gerakan Inovator 4.0 itu menyatakan dibutuhkan tata kelola pemerintahan yang mampu secara cepat merespon salah satu ancaman tersebut. Ia tidak pernah memperkirakan, jika pandemi Covid-19 terjadi pada awal 2020. Sehingga kata dia, jika pemerintah punya data raksasa, maka segala ancaman dapat diselesaikan dengan efektif dan efisien.

"Dengan kesiapan data, mempermudah bangsa ini untuk bersaing dengan negara-negara lain," kata dia.

Baca juga: Inovator 4.0: RI harus kuasai teknologi terkini agar mampu bersaing

Ia menyatakan, pandemi juga memaksa manusia untuk berpikir ilmiah dan harus berdasarkan data. Ketika masyarakat berpikir ilmiah, akan memudahkan sebuah lingkungan berinovasi untuk kemajuan teknologi.

Kata dia, Presiden Joko Widodo sudah menegaskan saatnya indonesia mengejar kemajuan, bahkan pemerintah sudah membuat blue print Badan Riset dan Inovasi Nasional. Jokowi sudah menyerukan saatnya indonesia mengejar kemajuan, terutama dalam penguasaan teknologi kecerdasan buatan.

Baca juga: Inovator 4.0 dorong Indonesia mumpuni di teknologi komputasi kuantum

Aktivis 1998 berlatar organisasi PRD itu sedang menyulap area seluas 888 Hektare di sana menjadi suatu kawasan inovasi dan teknologi revolusi industri 4.0 seperti Silicon Valley di daerah pedesaan berhawa sejuk di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pewarta : Fauzi
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar