Dua warga tewas dalam kecelakaan bus wisata di Aceh Tengah

id Aceh,Banda Aceh,Kecelakaan,Minibus Kecelakaan di Takengon,Takengon,Bus Wisata

Dua warga tewas dalam kecelakaan bus wisata di Aceh Tengah

Bus pariwisata jatuh ke jurang di lokasi wisata Pantan Terong Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (21/3/2021). ANTARA/HO

Banda Aceh (ANTARA) - Dua orang warga dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan minibus Isuzu ELF dengan nomor polisi BL 7554 FL yang jatuh ke jurang di jalan lokasi wisata Pantan Terong Takengon, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah Ishak mengatakan minibus itu terjatuh ke jurang sehingga menyebabkan dua penumpang meninggal dunia di tempat kejadian dan belasan lainnya luka-luka.

"Informasinya bus pariwisata dari Kota Langsa, total penumpang 15 orang," kata Ishak.

Menurut Ishak seluruh korban kecelakaan baik yang luka-lukan maupun meninggal dunia telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Tekengon, Aceh Tengah.
Baca juga: Bus wisata kecelakaan di jalur Dieng-Wonosobo empat tewas
Baca juga: Tiga korban luka dalam kecelakaan bus wisata Kemenag Kediri
Sementara kendaraan minibus yang terjatuh ke jurang tersebut juga telah dievakuasi petugas. "Itu informasi sementaranya,” ujar Ishak.

Sementara itu Direrktur RSUD Datu Beru Takengon Hardi Yanis mengatakan 13 penumpang yang dirawat di rumah sakit Datu Beru Takengon pascakecelakaan dalam kondisi luka ringan hingga sedang.

Sedangkan dua yang meninggal dunia juga sudah berada di ruang jenazah rumah sakit. Pihak rumah sakit sedang berkoordinasi pemulangan jenazah.

"Ke 13 pasien mengalami luka ringan sampai sedang, tidak ada yang kritis. Sedangkan dua korban meninggal saat ini sudah di ruang jenazah, kita masih koordinasikan apakah kedua jenazah nanti kita antar atau dijemput oleh pihak keluarga," katanya.
Baca juga: Korban jiwa kecelakaan bus Bogor jadi 19 orang
 

Pewarta : Khalis Surry
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar