IHSG ditutup melemah seiring revisi proyeksi ekonomi oleh BI

id IHSG,Bursa,Saham,aa

IHSG ditutup melemah seiring revisi proyeksi ekonomi oleh BI

Ilustrasi - Pekerja memfoto layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (31/3/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup melemah seiring revisi ke bawah proyeksi ekonomi Indonesia oleh Bank Indonesia.

IHSG ditutup melemah 14,22 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.038,32. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,59 poin atau 0,07 persen ke posisi 902,56.

"Pelaku pasar merespon pandangan Bank Indonesia terkait pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat dibandingkan proyeksi sebelumnya. Saat ini pelaku pasar akan terfokus pada rilis kinerja emiten di kuartal satu yang dinilai dapat menjadi trigger terhadap pemulihan ekonomi.," kata Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardhiastama di Jakarta, Selasa.

Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan 2021 akan berada pada kisaran 4,1 persen - 5,1 persen, lebih rendah dibandingkan perkiraan bank sentral sebelumnya 4,3 persen - 5,3 persen.
Baca juga: BI turunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi RI jadi 5,1 persen

Dibuka melemah, IHSG tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat dimana sektor kesehatan naik paling tinggi yaitu 0,95 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor perindustrian masing-masing 0,59 persen dan 0,57 persen.

Sedangkan tiga sektor terkoreksi dimana sektor keuangan turun paling dalam yaitu minus 0,87 persen, diikuti sektor energi dan sektor teknologi masing-masing minus 0,85 persen dan minus 0,48 persen.
Baca juga: Erick Thohir yakin ekonomi Indonesia tumbuh konsisten 5-7 persen

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau "net foreign sell" sebesar Rp108,87 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 848.117 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,67 miliar lembar saham senilai Rp8,53 triliun. Sebanyak 225 saham naik, 259 saham menurun, dan 162 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 584,99 poin atau 1,97 persen ke 29.100,38, indeks Hang Seng naik 29,58 poin atau 0,1 persen ke 29.135,73, dan indeks Straits Times terkoreksi 20,12 poin atau 0,63 persen ke 3.189,6.

Baca juga: IHSG terkoreksi seiring pelemahan bursa saham global
Baca juga: Mendag: Neraca perdagangan Maret indikasikan pertumbuhan ekonomi sehat

 

Pewarta : Citro Atmoko
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar