Menhub: Konektivitas memastikan hadirnya investasi

id investasi,konektivitas,Kementerian Perhubungan

Menhub: Konektivitas memastikan hadirnya investasi

Dokumentasi - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (dua kanan) saat meninjau konektivitas transportasi di Palembang, Sabtu (12/9/2020). ANTARA/Kemenhub/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan dengan adanya konektivitas melalui pembangunan infrastruktur transportasi, jalan, dan sebagainya dapat memastikan hadirnya investasi di Indonesia.

“Konektivitas memastikan adanya investasi pada sejumlah proyek pembangunan infrastruktur transportasi antara lain di Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Ambon Baru, Jalur kereta api Makassar- Parepare, Pelabuhan Tanjung Carat Palembang, dan Pelabuhan Kuala tanjung,” kata Budi Karya dalam pernyataan pers di Jakarta, Jumat.

Budi Karya mengatakan, dalam membangun konektivitas antarwilayah, tidak bisa mengandalkan satu Kementerian/Lembaga saja.

Kata dia, perlu kolaborasi yang baik antara pemangku kepentingan baik antar Kementerian dan Lembaga.

Baca juga: Dukung investasi, PUPR sinergikan konektivitas dengan kawasan industri

Lebih lanjut Menhub mengungkapkan, salah satu kolaborasi yang dilakukan antar Kementerian/Lembaga dalam membangun infrastruktur guna menciptakan konektivitas yaitu antara Kemenhub, KemenPUPR, dan BKPM.

“Kemenhub punya simpul-simpul transportasi yakni: bandara, pelabuhan, stasiun dan terminal. Untuk menghubungkannya, tentu membutuhkan infrastrukur jalan yang dibangun KemenPUPR. Dalam membangun infrastruktur baik transportasi maupun jalan tersebut, tentunya membutuhkan investasi yang menjadi bagian dari tugas BKPM,” katanya.

Menhub berharap ke depannya sinergi dan kolaborasi antar Kementerian/Lembaga semakin kuat dalam upaya membangun konektivitas antarwilayah sekaligus mendatangkan investasi yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Baca juga: Menhub : TBBM Labuan Bajo dukung konektivitas udara

Pewarta : Adimas Raditya Fahky P
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar