Bantul sediakan tempat isolasi mandiri di 36 desa bagi pemudik

id Sekda Bantul,jangan mudik,larangan mudik,pembatasan mudik,mudik,pulang kampung,tiket mudik,penyakatan jalan,jalan mudik,akses mudik,aturan mudik

Bantul sediakan tempat isolasi mandiri di 36 desa bagi pemudik

Sekretaris Daerah Bantul Helmi Jamharis (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyediakan tempat isolasi mandiri atau selter di 36 kelurahan di daerah ini yang dapat dimanfaatkan pemudik atau warga Bantul yang pulang ke kampung halaman pada Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Kalau secara detail ketentuan isolasi mandiri bagi pemudik, kami belum melaksanakan pengaturan, akan tetapi pada saat ini kami telah menyediakan selter-selter sebagai tempat untuk melakukan isolasi mandiri di 36 kelurahan," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Helmi Jamharis di Bantul, Rabu.

Dia menyebut 36 selter tersebut segera mendapat dukungan kelengkapan dari Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan COVID-19 Bantul, sedangkan pendistribusian kebutuhan dimulai secara bertahap pada Rabu ini.

"Kami akan mendistribusikan beberapa kebutuhan selter di 36 desa untuk tahap pertama, dalam artian Satgas COVID-19 kabupaten akan distribusikan beberapa jenis barang sesuai kebutuhan, ada kasur, kipas angin, kompor gas berikut gasnya," katanya.

Dia mengatakan sesuai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat, memang ada larangan mudik Lebaran 2021 guna mengendalikan penyebaran COVID-19.

Baca juga: Pemkab Musi Banyuasin ingatkan warganya di perantauan tak usah mudik

Akan tetapi, sebagai antisipasi adanya pemudik yang masuk Bantul karena keperluan penting maka dipertimbangkan untuk diterima.

"Dan tentunya selter ini diharapkan juga sebagai bagian dari kesiapan Pemkab Bantul menerima pemudik yang dalam sisi kebijakan berikutnya bisa diterima, tetapi harus melaksanakan isolasi lima kali 24 jam, dan kita sudah sediakan," katanya.

Terkait dengan kebijakan isolasi mandiri apakah bagi pemudik yang belum tes antigen, pihaknya belum mengatur secara teknis. Satgas COVID-19 Bantul dalam waktu dekat merumuskan lebih lanjut kebijakan pemerintah pusat.

"Tetapi prinsip tentu kami akan mempedomani kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah di atasnya baik provinsi dan nasional, tujuan agar jangan sampai terjadi peningkatan atau lonjakan keterpaparan COVID-19 di Bantul," katanya.

Data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul menyebut, total kasus positif di Bantul per Selasa (27/4) sebanyak 11.893 orang, dengan angka kesembuhan 10.796 orang, sedangkan kasus positif meninggal dunia berjumlah 320 orang, sehingga pasien COVID-19 aktif yang masih menjalani isolasi 777 orang.

Baca juga: Bupati Bone Bolango imbau warga tidak mudik Lebaran
Baca juga: Terminal Giwangan Yogyakarta tetap beroperasi saat larangan mudik

Pewarta : Hery Sidik
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar