1.559 pasien COVID dirawat di RS Wisma Atlet kemayoran

id COVID-19, RSD wisma atlet, kemayoran

1.559 pasien COVID dirawat di RS Wisma Atlet kemayoran

Sebuah kalimat penyemangat tertulis di hazmat salah satu tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pusat mengumumkan per Selasa (26/1) pukul 15.55 WIB, terdapat penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 13.094 orang sehingga total telah mencapai 1.012.350 kasus di Indonesia. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 1.559 pasien terkonfirmasi positif virus corona (COVID-19) masih dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran hingga Minggu (2/5).

"Pasien berkurang 72 orang," kata kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Kolonel Marinir Aris Mudian di Jakarta, Minggu.

Aris menjelaskan jumlah pasien dalam perawatan pada Sabtu (1/5) sebanyak 1.631 orang. Mereka yang dinyatakan sembuh diperbolehkan kembali ke kediamannya masing-masing.

Baca juga: Pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 sebanyak 79.119 orang
Baca juga: Pasien rawat inap RSD Wisma Atlet per hari ini bertambah 90 orang
Baca juga: Sebanyak 1.446 pasien COVID masih dirawat di RSD Wisma Atlet kemayoran


Aris menjelaskan para pasien COVID-19 itu dirawat di tower 4, 5, 6 dan 7. Para pasien itu dirawat dengan gejala ringan. Total jumlah tempat tidur di empat tower itu adalah 5.994 unit, sehingga tersisa saat ini ada 4.435 tempat tidur yang kosong.

Untuk rekapitulasi pasien sejak 23 Maret 2020 hingga 2 Mei 2021, sebanyak 81.905 orang pasien terdaftar. Terdapat 80.346 orang pasien telah keluar dengan rincian 79.439 orang dinyatakan sembuh, 820 dirujuk ke RS lain dan 87 orang meninggal dunia.

Sementara itu, di RS Darurat Wisma Atlet Pademangan pasien rawat inap sebanyak 4.784 orang per Selasa. Angka itu berkurang 609 orang dibandingkan Sabtu (1/5) sebanyak 5.393 orang. Para pasien itu dirawat di tower 8, 9 dan 10.


Pewarta : Fauzi
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar