KBRI bagikan paket bantuan COVID kepada WNI di Hawassa Ethiopia

id KBRI Addis Ababa,Hawassa Ethiopia,WNI di Ethiopia,Bulan suci Ramadhan,pandemi COVID-19,Paket bantuan covid

KBRI bagikan paket bantuan COVID kepada WNI di Hawassa Ethiopia

KBRI Addis Ababa pada masa bulan suci Ramadhan membagikan paket bantuan untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat Indonesia yang bermukim dan bekerja di kota Hawassa, Ethiopia selama masa penanganan pandemi COVID-19. ANTARA/HO-KBRI Addis Ababa.

Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar RI di Addis Ababa pada masa bulan suci Ramadhan membagikan paket bantuan untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat Indonesia yang bermukim dan bekerja di kota Hawassa, Ethiopia selama masa penanganan pandemi COVID-19.

Untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat Indonesia di Hawassa selama Ramadhan, KBRI Addis Ababa membagikan paket bantuan berupa vitamin, masker dan hand sanitizer, demikian disampaikan KBRI Addis Ababa dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Di kota yang terletak 300 kilometer di selatan Addis Ababa itu, bermukim sekitar 40 orang warga Indonesia yang sebagian besar bekerja di perusahaan Indonesia.

Paket bantuan itu diserahkan oleh Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur di kota tersebut.

Baca juga: Bisnis masakan Indonesia berpeluang masuk pasar Afrika
Baca juga: Kuliner Indonesia laris manis di Ethiopia


"Pada kunjungan itu, Duta Besar Al Busyra juga mengadakan pertemuan dengan masyarakat Indonesia untuk memberikan informasi peraturan terkini dan berbuka puasa bersama serta pelayanan konsuler, seperti lapor diri, perpanjangan paspor dan lain-lain," kata Ravky Adi Permato, Pejabat Fungsi Pensosbud KBRI Addis Ababa.

Pada pertemuan tersebut Dubes Al Busyra menyampaikan pesan kepada masyarakat Indonesia agar tetap menjaga kesehatan dengan baik.

Ia juga mendorong masyarakat Indonesia di Ethiopia untuk terus meningkatkan peran sebagai aktor terdepan diplomasi publik Indonesia, terutama di lingkungan tempat kerja masing-masing.

Tidak semua masyarakat Indonesia bisa hadir untuk acara buka puasa bersama KBRI Addis Ababa tersebut karena seorang WNI yang bekerja di sebuah perusahaan dinyatakan positif COVID-19.

Menurut informasi yang disampaikan pihak perusahaan kepada KBRI, WNI itu dikategorikan sebagai "suspected" (diduga terjangkit virus corona baru) sampai minggu pertama Mei 2021.

Hingga saat ini terdapat satu WNI yang dilaporkan positif COVID-19 di Ethiopia, sementara di negara Djibouti tidak ada.

Sejak terjadi pandemi COVID-19, KBRI Addis Ababa terus mengimbau masyarakat Indonesia di negara itu agar tetap waspada.

KBRI Addis Ababa juga memberikan berbagai bantuan untuk masyarakat Indonesia yang berada di wilayah akreditasinya, termasuk mereka yang pernah positif COVID-19 dan sudah sehat, meskipun ada perusahaan yang terlambat memberitahu KBRI Addis Ababa tentang kondisi WNI.

Baca juga: Indonesia tegaskan Ethiopia tujuan investasi utama di Afrika
Baca juga: Dubes RI bertemu KADIN Ethiopia promosi peluang investasi di Indonesia

Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar