BMKG: Wilayah Banyumas-Cilacap berpotensi hujan saat malam takbiran

id bmkg cilacap,malam takbiran,prakiraan cuaca

BMKG: Wilayah Banyumas-Cilacap berpotensi hujan saat malam takbiran

Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo. ANTARA/Sumarwoto

Cilacap (ANTARA) - Sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas, Cilacap dan Purbalingga, Jawa Tengah, berpotensi hujan saat malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah, kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo.

"Berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat, sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas, Cilacap dan Purbalingga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan pada hari Rabu (12/5), kecenderungannya pada siang hingga malam hari," kata Teguh di Cilacap, Selasa.

Baca juga: BMKG prediksi 12 Mei 2021 masih masuk bulan Ramadhan

Dalam hal ini, kata dia, wilayah Kabupaten Banyumas yang berpotensi terjadi hujan ringan pada malam takbiran meliputi Kecamatan Wangon, Lumbir, Sumbang, Kembaran, Sokaraja, Kalibagor, Purwokerto Selatan, Karanglewas, Cilongok, Purwokerto Barat, Kedungbanteng, Purwokerto Utara, Baturraden, Purwokerto Timur dan Pekuncen.

Sementara untuk wilayah Kabupaten Cilacap meliputi Kecamatan Cilacap Selatan, Kampung Laut, Cilacap Tengah, Cilacap Utara, Jeruklegi, Kesugihan, Kawunganten, Bantarsari, Patimuan, Gandrungmangu, dan Kedungreja.

Baca juga: BMKG prakirakan cuaca cerah saat Idul Fitri di Bandung

Wilayah Kabupaten Purbalingga yang berpotensi hujan saat malam takbiran meliputi Kecamatan Kemangkon, Bukateja, Kaligondang, Purbalingga, Mrebet, Bojongsari, Padamara, Kalimanah, Kutasari dan Karangreja.

"Jika ada perkembangan terbaru terkait dengan prakiraan cuaca di wilayah Banyumas Raya khususnya pada malam takbiran, kami akan segera informasikan kepada masyarakat," kata Teguh.

Baca juga: BMKG catat periode Januari-11 Mei 2021 terjadi 142 gempa di Samosir

Lebih lanjut, Teguh mengimbau masyarakat yang berwisata ke pantai selatan Jawa Tengah saat liburan Hari Raya Idul Fitri agar tidak berenang atau mandi di tempat itu.

Menurut dia, hal itu disebabkan tinggi gelombang di wilayah perairan maupun Samudra Hindia selatan Jawa Tengah berpotensi mencapai 2,5-4 meter.

"Oleh karena itu, kami mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di perairan selatan Jawa Barat, perairan selatan Jawa Tengah, dan perairan selatan Yogyakarta serta Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga Yogyakarta," katanya. 

Baca juga: BMKG: Waspadai cuaca ekstrem saat Lebaran di Sumsel

 

Pewarta : Sumarwoto
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar