Kunjungi Aceh, Menteri Bahlil Lahadalia bahas perkembangan investasi

id Menteri,investasi,aceh,pemerintah,berita terkini,pidie,semen,laweung,aceh hari ini,bahlil,lahadia,menteri investasi,gubernur aceh,pemerintah aceh

Kunjungi Aceh, Menteri Bahlil Lahadalia bahas perkembangan investasi

Menteri Investasi Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia kunjungan kerja ke Aceh

Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Investasi Republik Indonesia Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan kerja ke Aceh guna membahas sejumlah isu terkini terkait perkembangan investasi di provinsi setempat.

“Kita akan mengutamakan kesuksesan berbagai rencana investasi di Aceh, terutama semua rencana investasi yang berkaitan dengan kami akan diutamakan penyelesaiannya,” kata Bahlil di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Minggu.

Di hadapan Gubernur Aceh Nova Iriansyah, ia menjelaskan sesuai pesan Presiden Jokowi untuk mendorong sektor pertumbuhan ekonomi tidak hanya di Pulau Jawa, namun harus merata di berbagai daerah.

Karena itu, sebagai gerak cepat pihaknya akan fokus pada percepatan investasi terkait Murban Energy di Aceh Singkil dan Blok B Aceh Utara.

“Ada dua yang bisa segera kita eksekusi, Pak Gubernur yaitu Blok B dan Uni Emirate Arab," kata Bahlil.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Banda Aceh, turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh, Nova Iriansyah melaporkan kondisi keamanan Aceh yang telah cukup kondusif dan siap untuk menyukseskan berbagai peluang investasi yang ada di Aceh.

Gubernur juga berharap kepada Menteri Bahlil agar memperhatikan dan membantu Aceh dalam upaya peningkatan investasi di Bumi Serambi Mekkah.

“Kita sangat terbuka sekali dengan investasi. Aceh harus dibantu," kata Nova.

Selain itu, Nova juga menyampaikan sejumlah isu strategis investasi Aceh di antaranya terkait percepatan investasi Murban Energy Uni Emirate Arab di Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.

Selanjutnya terkait PP. No. 40 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang tidak menyebut Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Sabang sebagai KPBPB yang dapat mengusulkan KEK.

Selain itu juga terkait penyertaan modal BUMN, PT. Perta Arun Gas dan PT. Pelindo I pada Konsorsium Badan Usaha Pengelola dan Pembangun KEK Arun Lhokseumawe sesuai PP. No. 5/2017. Kemudian terkait upaya mendorong keberlanjutan pembangunan Pabrik Semen Laweung di Kabupaten Pidie.

Baca juga: Gubernur Aceh sampaikan sejumlah capaian investasi
Baca juga: Bahlil ingatkan daerah ada sanksi jika pelayanan investasi buruk


Pewarta : M Ifdhal
Editor: Apep Suhendar
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar