"Lockdown" mikro di RT 03/03 Cilangkap dilonggarkan

id Cilangkap,Mikro lockdown,Klaster COVID-19,Jakarta Timur

"Lockdown" mikro di RT 03/03 Cilangkap dilonggarkan

"Micro lockdown" di RT 03/03 Cilangkap dilonggarkan imbas menurunnya jumlah warga positif COVID-19, Jakarta, Selasa (8/6/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Jakarta (ANTARA) - Pemberlakuan karantina wilayah berskala kecil (micro lockdown) di RT 03 RW 03 Kelurahan Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, dilonggarkan setelah menurunnya angka warga yang positif COVID-19.

Ketua RW 03 Cilangkap Rosadi mengatakan saat ini di lingkungannya hanya terdapat satu orang warga yang masih menjalani isolasi mandiri di rumah. Jumlah tersebut jauh menurun dibandingkan sebelumnya yang mencapai 17 warga.

"Ya kita longgarkan karena yang isolasi mandiri tinggal satu orang," kata Rosadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Rosadi mengatakan saat ini masih ada 11 orang warganya yang dirawat di Wisma Atlet dan satu orang lainnya dirujuk di rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

Baca juga: 12 warga RT 03/03 Cilangkap masih positif COVID-19

"Kalau kita akumulatif semua yang masih Wisma Atlet ada tujuh rumah. Jadi kalau aturan PPKM masih zona merah, tapi karena kita banyak rujuk ke luar secara ini kan tinggal satu orang yang isolasi mandiri," ujar Rosadi.

Rosadi menambahkan meski kebijakan mikro "lockdown" dilonggarkan namun pengawasan protokol kesehatan terhadap warga tetap dilakukan.

"Orang luar yang akan masuk harus lapor. Protokol kesehatan juga harus dijaga," tutur Rosadi.

Selain itu, Rosadi juga mengatakan dapur umum yang awalnya digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga akibat kebijakan mikro "lockdown" juga sudah ditiadakan.

Baca juga: "Micro lockdown" Cilangkap diperpanjang

"Dapur umum hari Sabtu kemarin terakhir karena sudah tidak ada lagi yang dimasakin tinggal satu rumah saja," ujar Rosadi.

Pewarta : Yogi Rachman
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar