KLHK paparkan langkah sederhana bantu atasi dampak perubahan iklim

id perubahan iklim,klhk

KLHK paparkan langkah sederhana bantu atasi dampak perubahan iklim

Tangkapan layar Direktur Mitigasi Perubahan KLHK Emma Rachmawati dalam pameran virtual Program Kampung Iklim, dipantau dari Jakarta, Kamis (17/6/2021) (ANTARA/Prisca Triferna)

Jakarta (ANTARA) - Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Laksmi Dhewanthi memaparkan berbagai langkah adaptasi dan mitigasi sederhana yang dapat dilakukan masyarakat mengatasi dampak perubahan iklim.

"Upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dapat dilakukan oleh masyarakat dalam menyesuaikan diri terhadap dampak perubahan iklim," kata Dirjen PPI KLHK Laksmi dalam acara pemeran virtual Program Kampung Iklim, dipantau dari Jakarta, Kamis.

Baca juga: KLHK: 24 ribu desa target untuk ikut dalam Program Kampung Iklim

Menurut Laksmi, terdapat berbagai langkah sederhana dan yang telah biasa dilakukan di kegiatan sehari-hari yang dapat menjadi langkah adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim.

Contohnya seperti melakukan penghematan air, membuat resapan air, menghemat penggunaan listrik, membersihkan sampah dan lingkungan sekitar, menghijaukan lingkungan, membuat sarana penanggulangan banjir, membuang sampah pada tempatnya, memilah dan memanfaatkan sumber-sumber yang ada di sekitar.

Baca juga: Menteri LHK tegaskan pentingnya harmonisasi ekonomi dan lingkungan

Hal yang sama juga disampaikan oleh Direktur Mitigasi Perubahan KLHK Emma Rachmawati yang mengatakan masyarakat mulai secara konsisten telah melakukan langkah mitigasi perubahan iklim.

Gaya hidup yang ramah lingkungan dan mulai menjadi bagian hidup masyarakat Indonesia seperti pengurangan bahan bakar fosil dengan berpergian memakai sepeda, diet kantong plastik, serta mulai munculnya tren penggunaan panel surya sebagai sumber listrik di rumah dan banyak bermunculannya bank sampah.

Baca juga: KLHK berikan penghargaan kepada pemimpin daerah pro-lingkungan

"Beberapa kegiatan tersebut saat ini menjadi gaya hidup, jadi bukan hanya sekedar melakukan itu sebagai hobi tetapi juga ada kecenderungan ini adalah gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, yang lebih memperhatikan perubahan iklim," kata Emma.

Beberapa hal sederhana tersebut juga berkontribusi dalam usaha penurunan emisi gas rumah kaca.

Dia mengajak agar semua pihak semakin aktif melakukan langkah-langkah untuk menjaga lingkungan untuk menekan kenaikan suhu global.

Baca juga: Menteri LHK sebut pengurangan emisi dilakukan dengan langkah realistis

Baca juga: 10 satwa liar dilepasliarkan di habitat alami Papua

 

Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar